JawaPos Radar

Edukasi Masyarakat, Jonan Turunkan Tim Sosialisasi Erupsi Gunung Agung

06/07/2018, 18:58 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Edukasi Masyarakat, Jonan Turunkan Tim Sosialisasi Erupsi Gunung Agung
Zona Perkiraan Bahaya berada dalam radius 4 km. Di luar area tersebut masih tetap aman, namun tetap harus waspada. (Radar Bali/Jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta tim kebencanaan Gunung Agung agar terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar Gunung Agung.

"Tadi sudah diskusi dengan Pemerintah Kabupaten, Dandim, Kapolres, dan BNPB, ini kita minta ada sosialisasi bersama, karena harus dijelaskan ke masyarakat," ujar Jonan dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (6/7).

Jonan juga berencana mengirimkan tim dari Kementerian ESDM untuk ikut melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar Gunung Agung. Agar informasi tentang karakter dan aktivitas Gunung Agung dapat dipahami oleh masyarakat secara gamblang.

"Kita akan kirim juga tim vulkanologi untuk sosialisasi di masyarakat bersama-sama, untuk menjelaskan potensi yang akan ditimbulkan akibat erupsi Gunung Agung," imbuhnya.

Sosialisasi masih harus ditingkatkan.  Sebab masih banyak pengungsi khawatir tanpa memahami sebenarnya terjadi.

"Saya minta semua tim terkait di sini harus aktif dan turun menjelaskan kepada masyarakat, supaya penjelasannya itu proporsional, faktual apa adanya, dan potensinya apa saja supaya bisa dipahami. Karena kalau penjelasannya bagus, saya pikir kekhawatirannya akan jauh berkurang," tegas Jonan.

Sebagaimana diketahui, saat ini Gunung Agung berada pada Level III (SIAGA) dengan Zona Perkiraan Bahaya berada dalam radius 4 km. Di luar area tersebut masih tetap aman, namun tetap harus waspada.

Pada kesempatan tersebut Jonan juga mengimbau seluruh masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan agar tidak menyebarkan informasi-informasi yang bersifat subjektif. Sebab dapat menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar.

"Kalau kegiatan sosial (yang menginformasikan aktivitas Gunung Agung) boleh saja, hanya begini, kalau tidak memahami tentang keilmuan vulkanologi sebaiknya menjelaskannya itu tidak melebar kepada yang sifatnya itu subjektif," tutup Jonan.

Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM memiliki Tim Tanggap Darurat (TTD) yang dikirimkan pada saat terjadinya bencana geologi, baik itu akibat gunungapi maupun akibat gerakan tanah atau gempa bumi. 

TTD Gunungapi yang beranggotakan tenaga ahli dibidang vulkanologi diturunkan di lokasi terjadinya gunungapi yang mengalami krisis seperti Gunung Agung dan Sinabung. TTD juga memiliki tugas untuk melakukan kajian cepat kerusakan geologi di wilayah terdampak, memberikan sosialisasi kepada masyarakat, serta memberikan rekomendasi teknis kepada pemerintah setempat.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up