JawaPos Radar

Menperind Usulkan Harga Gas Turun di Wilayah Sentra Industri

06/05/2016, 11:44 WIB | Editor: Mochamad Nur
Menperind Usulkan Harga  Gas Turun di Wilayah  Sentra Industri
Pemerintah terus dorong pengembangan kawasan industri (Dok Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com- Kementrian Perindustrian mengusulkan prioritas penurunan harga gas di beberapa wilayah  industri yang penggunaan gasnya sangat tinggi. 

Penurunan harga gas tahap awal bisa dilakukan di Jawa Barat, Jawa Timur dan Teluk Bintuni di Papua yang akan disulap menjadi kawasan industri sangat membantu penggunanya.

’’Dengan demikian, penurunan itu dapat benar-benar bermanfaat,’’ ujar Saleh Husin sebagaimana dikutip Jawa Pos, Jum’at (6/5).
Dalam deregulasi Paket Kebijakan III, kebijakan penurunan harga gas masuk dalam prioritas utama yang akan dilakukan pemerintah untuk pengembangan industri nasional.

’’Pembahasan di level kementerian masih terus dilakukan. Kita terus berkoordinasi dengan kementerian terkait. Salah satunya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mencari harga terbaik,’’ ujar Saleh.

Terkait dengan itu, Kementerian Perindustrian telah mengeluarkan Surat Menteri Perindustrian No 524/2015 kepada Menteri ESDM tentang Usulan Harga Gas Bumi sebagai Bahan Baku dan Energi bagi Industri. ’’Di dalamnya berisi usul kita tentang harga gas industri di beberapa daerah sentra industri,’’ ungkapnya.

Penurunan itu diharapkan memacu kinerja industri pengguna gas yang selama ini mengalami tekanan karena harga gas di Indonesia sangat tinggi. Yaitu, di atas USD 9,3 per mmbtu (million metric British thermal unit). ’’Kita usulkan jadi USD 7,18–USD 8,9 per mmbtu. Khusus di Bintuni maksimal USD 5 per mmbtu,’’ terangnya.

Menperin kembali menegaskan, gas sebagai sumber daya energi sebaiknya tidak lagi dijadikan komoditas ekspor. Tapi, dijadikan modal yang penting dalam upaya mendongkrak kinerja industri nasional. ’’Pada kenyataannya, industri nasional kita butuh gas dengan harga yang kompetitif,’’ tambahnya. (wir/c23/oki/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up