alexametrics

Soal Pengangguran Digaji Pakai APBN, Begini Penjelasan Menteri Hanif

6 Maret 2019, 14:55:41 WIB

JawaPos.com – Dalam sebuah Konvensi di Sentul, Bogor beberapa waktu lalu, Capres petahana, Joko Widodo mencetuskan tiga program barunya untuk pertama kali. Ketiganya akan dijalankan melalui kartu yakni, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Sembako Murah dan Kartu Prakerja. Salah satu yang jadi sorotan utama adalah soal Kartu Pra Kerja.

Sebab, disebut-sebut dalam program Kartu Pra Kerja, mereka yang tengah menjalani masa pelatihan kerja akan tetap digaji oleh negara. Tentunya, wacana ini menjadi sorotan tajam lantaran jika benar demikian maka beban APBN akan bertambah.

Akan tetapi, nampaknya masyarakat dan para pencari kerja harus bersabar terlebih dahulu. Lantaran hal ini masih akan dikaji lagi.

Soal Pengangguran Digaji Pakai APBN, Begini Penjelasan Menteri Hanif
Ilustrasi pelatihan untuk tenaga kerja perempuan di Balat latihan Kerja (BLK) (Dok.Radar Pacitan/JPG)

“Itu baru kajian. Yang penting kartu pra kerja ini tepat sasaran, selesaikan masalah ketenagakerjaan, ketimpangan skill,” jelas Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/3).

Lebih lanjut, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menuturkan bila kartu pra kerja ini bisa digunakan bukan hanya untuk lulusan SMK saja, melainkan juga korban PHK yang tengah menghadapi masa-masa pencarian kerja baru. Ia menyebutnya dengan masa memperbaiki skill atau pindah skill.

Kemudian, saat mereka sudah memiliki skill yang baru lalu mereka butuh waktu untuk mendapatkan pekerjaan. Di masa-masa mencari itulah negara akan menanggung biaya kebutuhannya dalam bentuk gaji. Bentuk dan besaran gajinya berapa, tentu masih jauh panggang dari api.

“Terus sesudah punya skill baru berapa lama dia mencari kerja, perlu waktu. Pada saat cari kerja, training, siapa yang nanggung keluarga? Nah itu yg diperlukan. Bentuk dan besaran seperti apa nah itu yang kita kaji lagi,” kata Hanif.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Uji Sukma Medianti


Close Ads
Soal Pengangguran Digaji Pakai APBN, Begini Penjelasan Menteri Hanif