JawaPos Radar

Kemenkeu Luncurkan 'Wadah' Pendanaan Pembangunan Berkelanjutan

05/10/2018, 13:07 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Kemenkeu Luncurkan 'Wadah' Pendanaan Pembangunan Berkelanjutan
Peluncuran SDG Indnesia One. (Hana Adi Perdana / JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hari ini meluncurkan SDG Indonesia One, paltform kerja sama pendanaan yang terintegrasi pendukung pembangunan infrastruktur yang berorientasi terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pendanaan yang terintegrasi tersebut berasal dari beragam sumber, antara lain privat, filantropis, lembaga donor, lembaga keuangan multilateral dan bilateral, perbankan, asuransi dan investor.

"Pemerintah melalui Kemenkeu telah memberi mandat kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kemenkeu, untuk sekaligus mengelola platform tersebut," ujarnya di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/10).

Tercatat, dukungan terhadap upaya tersebut sudah mencapai lebih dari USD 2,3 miliar (Rp 34,5 triliun) yang diharapkan akan terus bertambah. Ia melanjutkan, sosialisasi dan kelanjutan paltform ini akan dilakukan juga pada kegiatan Annual Meeting IMF-WB 2018 di Bali.

Selain itu, SDG Indonesia One juta menyediakan sejumlah fasilitas, meliputi fasilitas pengembangan proyek, fasilitas mitigasi risiko, fasilitas pembiayaan dan fasilitas investasi.

"Fasilitas-fasilitas tersebut memungkinkan terciptanya manfaat yang lebih luas bagi Indonesia, seperti mobilisasi dan koordinasi peran mitra pemerintah seperti peningkatan akses ke sumber pendanaan, mengurangi beban fiskal pemerintah dalam membiayai berbagai proyek yang berorientasi pada SDGs," tuturnya. 

Ia menambahkan, dalam waktu dekat platform ini juga akan dimanfaatkan untuk mendukung upaya pemerintah dalam menangani rekonstruksi dan rehabilitasi diserahkan bencana seperti Palu, Sigi, Donggala dan Lombok. 

"Pemerintah terus berusaha mencari cara dalam mengurangi kesenjangan kebutuhan pendanaan untuk pembangunan yang berorientasi terhadap SDGs," tandasnya.

 

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up