alexametrics

Sri Mulyani Sebut Banyak Makelar Manfaatkan Sistem untuk Korupsi

3 Desember 2019, 12:58:01 WIB

JawaPos.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut, banyaknya korupsi di Indonesia dikarenakan menjamurnya makelar yang merasuki sistem birokrasi. Menurutnya, makelar tersebut adalah oknum tak bertanggung jawab yang memanfaatkan sistem birokrasi untuk menarik keuntungan pribadi.

Sri Mulyani mencontohkan, makelar semacam ini ada yang bermain dalam pencairan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK). “Di Indonesia itu banyak orang yang profesinya memang makelar. Jadi, sistempun nanti dimakelarin,” ujarnya di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (3/12).

Sri Mulyani meminta seluruh pegawai Kementerian Keuangan terus menjaga integritas dan memperbaiki sistem. Sebab, fenomena seperti calo atau makelar sistem masih berkeliaran di dalam birokrasi suatu kementerian atau lembaga.

“Saya minta teman-teman Kemenkeu jangan mudah puas. ‘Oh, kalau saya sudah ada sistem ini, berarti tugas saya untuk menghalangi korupsi sudah tidak ada‘. Itu tidak boleh. Kita harus terus-menerus memperbaiki sistem di luar ourselves,” tegasnya.

Selain itu, Sri Mulyani juga mengungkapkan, korupsi tidak hanya mencuri melalui jasa makelar. Namun, dalam bentuk inefisiensi anggaran. Sehingga dia meminta semua pemerintah daerah dan pegawai kementerian/lembaga untuk terus memperbaiki kualitas belanja negara.

“Jadi, ada gradasinya. Ada korupsi barbar, ada yang inefisiensi, ada yang salah alokasi. Itu juga semuanya dampaknya juga sama jeleknya kepada Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads