Rekor Tahun Ini, Indonesia Catat Deflasi 0,05 Persen

03/09/2018, 12:21 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Ilustrasi Badan Pusat Statistik (BPS) (Hana Adi Perdana / JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan indeks harga konsumen (IHK) pada Bulan Agustus 2018 mengalami deflasi sebesar 0,05 persen. Lebih baik dibandingkan dengan perkembangan harga pada bulan sebelumnya dengan catatan inflasi sebesar 0,28 persen.

Pemerintah sebelumnya menargetkan inflasi berada pada level 3,5 persen tahun ini. Sementara Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi sebesar 3,5 plus minus satu persen pada 2018 ini.

"Melihat angka ini menggembirakan karena inflasi masih di bawah target 3,5 persen. Kita melihat bahwa inflasi tetap terkendali sehingga target inflasi tahun ini bisa tercapai," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantornya, Senin (3/9).

Menurutnya, capaian deflasi tersebut berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,07. Dari 82 kota IHK, 52 kota mengalami deflasi dan 30 kota mengalami inflasi. 

“Deflasi tertinggi terjadi di Bau-Bau sebesar 2,49 persen dengan IHK sebesar 134,76 dan terendah terjadi di Jember sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 129,38,” tuturnya.

Sementara inflasi tertinggi terjadi Tarakan sebesar 0,62 dengan IHK sebesar 144,99 dan terendah terjadi di Medan dan Padangsidimpuan masing-masing sebesar 0,01 persen dengan IHK masingmasing sebesar 137,15 dan 131,65.

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Agustus) 2018 sebesar 2,13 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2018 terhadap Agustus 2017) sebesar 3,20 persen.

Untuk komponen inti pada Agustus 2018 mengalamai inflasi sebesar 0,30 persen. Tingkat inflasi komponen inti secara tahun kalender mengalami inflasi sebesar 2,09 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun sebesar 2,90 persen.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi