Rupiah Terus Merosot, Ini Respon Bos BI

03/07/2018, 16:05 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo (Fedrik Tarigan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Nilai tukar Rupiah hingga saat ini tak menunjukkan keperkasaan atas Dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), kurs Rupiah berada pada level Rp 14.418 per USD.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan pihaknya akan tetap berada di pasar untuk terus menjaga gejolak. Selain itu, bank sentral juga akan melakukan intervensi di pasar valas dalam rangka menjaga stabilisasi nilai tukar.

"Kami pastikan bahwa BI terus ada di pasar melakukan langkah-langkah stabilitas di pasar valas untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah baik melalui intervensi di pasar valas maupun pembelian SBN di pasar sekunder," ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (3/7).

Selain itu, pihaknya berharap akan ada investor masuk dari lelang Surat Berharap Negara (SBN) yang akan dilelang pada hari ini. Dengan masuknya investor, ketersediaan Dolar dan stabilisasi Rupiah diharapkan bisa tercapai.

"Hari ini juga ada lelang dari SBN. Kita harapkan investasi masuk juga ke SBN dan itu juga menambah suplai dari Dolar dan menstabilkan Rupiah," jelas dia.

"Oleh karena itu dengan adanya lelang, investor asing kemudian juga mulai masuk dan itu akan mulai stabilitas dari nilai tukar," tandasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi