alexametrics

Gubernur BI Sebut Pasar Keuangan Indonesia Mulai Stabil

3 Juni 2020, 14:38:44 WIB

JawaPos.com – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menuturkan bahwa stabilisasi pasar keuangan Indonesia berjalan dengan baik. Hal ini, kata dia, tidak luput dari koordinasi antar kementerian/lembaga terkait.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai rapat terbatas Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Perubahan Postur APBN 2020 melalui telekonferensi pers, Rabu (3/6).

“Dalam proses pemulihan ekonomi, koordinasi yang erat antara pemerintah, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), BI dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang begitu kuatnya itu, Alhamdulillah telah menstabilkan pasar dan konsumen pasar investor itu semakin menguat,” ujar dia.

Perry mengatakan bahwa hal itu terlihat dari masuknya arus modal asing. Yakni hingga per 20 Mei kemarin sudah ada Rp 9,12 triliun yang masuk melalui surat berharga negara (SBN).

“Itu juga terlihat dari masuknya arus modal asing, khususnya investasi portofolio di SBN yang dari minggu ke minggu saya juga meng-update progresnya,” terangnya.

Kemudian, terus menguatnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), di mana pada awal April lalu sempat menginjak di angka Rp 16.400 per USD. Saat ini, mengutip kurs tengah BI, rupiah berada di level 14.245 per USD. Ia juga meyakini rupiah akan terus menguat.

“Ini tentu saja kami juga masih melihat peluang ke depan untuk nilai tukar rupiah yang menguat. Ini koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter maupun juga di bidang sektor keuangan itu yang mendukung stabilitas dan confidence dari pasar, confidence dari investor dalam dan luar negeri untuk ekonomi kita,” tambahnya.

Begitu pula dengan rendahnya inflasi secara tahunan (year on year/yoy) yang berada di angka 2,19 persen. Adapun, yield SBN yang sebelumnya 8,08 persen, sekarang turun menjadi 7,2 persen.

“Demikian juga cadangan devisa kami juga meningkat (posisi cadangan devisa akhir April 2020 meningkat menjadi USD 127,9 miliar),” tutup Perry.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini: