alexametrics

Optimis Perekonomian Membaik, Sri Mulyani Beberkan Tanda-tandanya

2 Februari 2021, 10:00:00 WIB

JawaPos.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melihat tren positif bagi perekonomian global termasuk Indonesia pada 2021. Salah satunya karena penanganan Covid-19 dengan memulai pelaksanaan vaksinasi .

“Untuk perekonomian tahun 2021 ini kita akan terus mengawal dan diperkirakan trennya akan membaik didukung dengan kemajuan penanganan Covid termasuk vaksinasi,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) secara virtual, Senin (1/2).

Sri Mulyani memaparkan, tanda-tanda pemulihan ekonomi global diramalkan oleh beberapa lembaga multilateral yang diperkirakan tumbuh dikisaran 5 persen tahun ini. Namun, tetap harus ada kewaspadaan terhadap munculnya jenis Covid-19 baru.

Baca Juga: Pajak Digital Bakal Diberlakukan Pemerintah Mulai Tahun Depan

“Dan ini diharapkan akan menaikkan volume perdagangan internasional dan juga mendorong perbaikan harga komoditas global,” ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, dari sisi ketidakpastian pasar keuangan juga diperkirakan akan menurun seiring dengan ekspektasi perbaikan kinerja ekonomi global. Hal itu termasuk sentimen kebijakan fiskal pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Joe Biden yang baru dilantik, serta ditopang likuiditas global yang relatif besar dan suku bunga yang tetap terjaga rendah.

Sri Mulyani menyebut, perbaikan perekonomian global dan juga kondisi keuangan global membuat aliran modal masuk ke negara-negara berkembang termasuk indonesia. Hal itu ikut menopang penguatan mata uang berbagai negara termasuk rupiah di Indonesia.

Sementara, dari sisi domestik, kata dia, perkembangan sejumlah indikator dini atau early indicators hingga akhir Desember 2020 juga mendukung konfirmasi arah pemulihan ekonomi domestik yang akan berlanjut. Hal ini tercermin pada perbaikan Purchasing Manager Indeks (PMI) manufaktur, yang bahkan hari ini sudah meningkat dan terkuat dalam 6 tahun terakhir. Serta Indeks Keyakinan Konsumen yang juga menguat.

Sedangkan sisi sektoral, perbaikan terlihat dan terjadi pada sektor-sektor yang mendukung kebutuhan primer, yang mendukung kondisi kenormalan baru, dan yang mendukung penanganan Covid-19, serta beberapa sektor yang mendukung kegiatan ekspor yang mulai menunjukkan pemulihan.

Sri Mulyani menambahkan, percepatan pemulihan ekonomi ini menurutnya sangat dipengaruhi oleh perkembangan kasus Covid-19 dan vaksinasi. Tentunya disertai kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan dan kemampuan mengendalikan Covid-19 serta suksesnya vaksinasi akan menjadi persyaratan yang perlu bagi pulihnya proses pemulihan ekonomi nasional secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Romys Binekasri




Close Ads