
Kwik Kian Gie. (Istimewa)
JawaPos.com - Para menteri di jajaran pemerintah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita atas meninggalnya ekonom sekaligus politikus Kwik Kian Gie, pada pukul 22.00 WIB, Senin (28/7) di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan.
Kwik Kian Gie merupakan mantan Menteri Koordinator (Menko) Ekonomi era Presiden Ke-4 RI, Abdurrahman Wahid alias Gusdur. Eks Menko sekaligus Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Ketua Bappenas (2001 hingga 2004) era Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarno Putri meninggal di usia ke 90 tahun.
Adapun sejumlah menteri Prabowo yang menyampaikan duka cita atas meninggalnya Kwik Kian Gie, diantaranya adalah Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan duka cita melalui akun Instagram pribadinya. Sembari mengunggah foto mendiang Kwik Kian Gie, Airlangga mengenang atas pemikiran dan kiprahnya untuk tanah air.
"Turut berduka cita atas wafatnya Bapak Kwik Kian Gie, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (199-2000). Kita kenang beliau dengan segenap pemikiran dan kiprah kebangsaaanya, kecintaannya pada tanah air, rakyat, bangsa dan negara, serta integritasnya dalam membangun dan memajukan Indonesia," ujar Airlangga, dikutip Selasa (29/7).
Sementara itu, Menko AHY juga menyampaikan duka cita dan mengenang sosok Kwik sebagai seorang yang telah menyumbang pemikiran terhadap pembangunan Indonesia. "Turut berduka cita atas berpulangnya seorang tokoh bangsa, ekonom senior, Bapak Kwik Kian Gie. Pemikiran dan kontribusinya pada pembangunan Indonesia akan selalu dikenang. Selamat jalan, Pak Kwik," tutur AHY.
Sedangkan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara, menyampaikan duka cita atas meninggalnya salah satu ekonom terbaik yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, Kwik merupakan tokoh reformis yang luar biasa.
"Tentunya kami dari saya pribadi maupun Kementerian Investasi, ingin menyampaikan bela Sungkawa yang sebesar-besarnya, yang sedalam dalamnya atas kepergian dari Bapak Kwik Kian Gie, yang merupakan salah satu ekonom terbaik yang kita punyai dan tokoh reformis yang sangat luar biasa," kata Rosan saat ditemui di Kantornya, Selasa (29/7).
Lebih lanjut, Rosan mengakui bahwa dirinya sangat mengenal Kwik secara pribadi. Pasalnya, ia mengenal baik putra dari Kwik Kian Gie. "Dan saya pun mengenal dia secara pribadi karena kebetulan saya juga sangat dekat dengan putra beliau. Banyak berdiskusi dengan beliau dan pemikiran beliau itu memang kalau saya samakan a head of time," jelasnya.
Terakhir, Rosan berharap seluruh keluarga tokoh nasional tersebut bisa diberikan kekuatan dan segala warisan dari Kwik Kian Gie dapat membawa hal positif bagi banyak pihak.
"Dan kembali lagi, semoga keluarga yang ditinggalkan juga diberikan kekuatan dan legacy dari Pak Kwik Kian Gie, saya yakini akan terus membawa dapat positif untuk kita semua," tutup Rosan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
