
Sore di kawasan Kota Lama Kesawan Medan. (Pemkot Medan)
JawaPos.com - Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada kuaral III tahun 2024 membaik secara signifikan berada pada angka 5,20 persen (y-o-y). Angka tersebut merupakan yang tertinggi di Pulau Sumatera bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada 4,95 persen.
Capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara pada kuartal III ini juga meningkat sebesar 0,25 persen jika dibandingan dengan kuartal II tahun 2024. Salah satu pendorong terbesar pertumbuhan ekonomi Sumut adalah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut.
Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Agus Fatoni berharap tren positif ini dapat terus ditingkatkan ke depannya. "Upaya ini akan terus kita lakukan agar pertumbuhan ekonomi Sumut bisa terus membaik dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat," kata Fatoni usai acara Press Release Berita Resmi Statistik Sumut TW III 2024 di Kantor BPS Sumut, Medan, Sumatera Utara, dikutip Sabtu (9/11).
Selain itu, angka pengangguran di Sumut juga berkurang sekitar 14.000 orang dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 133.000. Menurutnya, penyelenggaraan PON XXI memberikan dampak yang cukup luas untuk Sumut.
"Ada 18.000 lebih orang yang merupakan kontingen, ofisial dengan seluruh aktivitasnya dan ini tentu berdampak sangat baik bagi kita termasuk penyerapan tenaga kerja," ucap Fatoni.
Menurut Fatoni, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak di Sumut. Dia berharap ke depannya kerja sama ini terus terjalin mengingat Sumut masih memiliki event nasional dan internasional.
"Kita masih ada event nasional, ada Pilkada yang menambah perputaran uang dan juga event internasional (Aquabike 2024) yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi kita," ujar Fatoni.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS Sumut Asim Saputra menyampaikan sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumut pada kuartal III Tahun 2024 berasal dari akomodasi dan makan-minum dengan pertumbuhan 12,68 persen. Kemudian diikuti jasa lainnya yang mampu tumbuh 8,65 persen dan jasa perusahaan 8,38 persen.
"Yang menarik dari pertumbuhan lapangan usaha ini sektor konstruksi kita masih tumbuh 5,7 persen dan ini bisa menjadi tabungan di Triwulan IV. Ini bisa menjadi motor penggerak perekonomian Sumut," kata Asim.
Hadir pada kegiatan tersebut, di antaranya Kepala BI Perwakilan Sumut IGP Wira Kusuma dan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan M. Armand Effendy Pohan. Hadir juga OPD terkait Pemprov Sumut, perwakilan Kanwil DJP I Sumut, OJK dan stakeholder lainnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
