
eFishery telah beroperasi selama satu tahun di India (Istimewa)
JawaPos.com–eFishery, perusahaan teknologi akuakultur asal Indonesia, telah resmi beroperasi selama satu tahun di India. Sejak hadir di India pada 2023, eFishery telah berhasil mentransformasi industri akuakultur India sehingga mengalami pertumbuhan yang pesat serta memberikan dampak signifikan bagi para pembudi daya.
Tak hanya itu, eFishery juga berhasil mengadopsi bisnis yang selama ini telah berjalan di Indonesia untuk diaplikasikan di India seperti alat pemberi makan ikan otomatis eFeeder, layanan jual beli pakan, menyediakan dukungan benih, obat-obatan, dan pengelolaan kolam dengan praktik terbaik untuk pembudi daya. Selama satu tahun kami beroperasi di India, eFishery tidak hanya mereplikasi teknologi dan bisnis model Indonesia, namun berhasil mencapai titik impas (EBITDA positif).
”Pencapaian ini kami jadikan acuan untuk terus memberikan solusi dan inovasi yang bisa memberikan dampak positif bagi para pembudi daya di India serta membantu mereka untuk terus bertumbuh,” ujar CEO & Co-founder eFishery Gibran Huzaifah.
”Komitmen eFishery untuk menyediakan teknologi canggih, dukungan yang menyeluruh dari hulu ke hilir, dan menerapkan praktik budi daya berkelanjutan merupakan bagian dari strategi kami. Harapannya, kami mampu menjangkau lebih banyak pembudi daya di India untuk membangun ekosistem perikanan yang lebih terintegrasi,” imbuh dia.
Saat ini, lanjut dia, eFishery mengelola 60 tambak di India yang terdiri atas 132 kolam aktif dan menjalin kemitraan dengan 114 pembudi daya ikan melalui program Aqua Mithra, yang bertujuan untuk memberdayakan pembudi daya lokal dengan berbagai teknologi dan pelatihan.
eFishery telah mencakup wilayah yang luas di negara bagian Andhra Pradesh. Negara bagian yang menyumbang 35 persen dari total produksi akuakultur India, yang mencakup Kakinada, Konaseema, Eluru, Krishna, serta Godavari Timur, dan Godavari Barat.
Teknologi eFeeder dari eFishery membantu dalam pemberian pakan yang tepat dan efisien, mengurangi pakan yang terbuang, dan meningkatkan rasio konversi pakan. Hal ini berdampak pada kondisi ikan yang lebih sehat dan tingkat pertumbuhan yang lebih baik.
Mohammad Abdul Raheem, seorang pembudi daya dari Godavari Barat, berbagi kisah suksesnya dalam proses budi daya bersama eFishery. Dia merasakan dampak positif dari pelatihan dan dukungan teknis yang diberikan eFishery. Dari pelatihan, dia menjadi lebih memahami sistem pengelolaan kolam yang membantunya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan.
Dukungan teknis dari eFishery membuat Mohammad Abdul Raheem mengatasi masalah dan mengoptimalkan operasional untuk hasil yang lebih baik.
”Dengan bergabung dalam ekosistem eFishery, saya merasakan banyak perubahan positif ketika mengelola kolam milik saya. Hasil budi daya ikan saya meningkat. Penerapan pakan otomatis dan berkualitas sangat membantu dalam mengurangi pakan yang terbuang dan mempercepat pertumbuhan ikan. Hal ini pun turut berpengaruh terhadap kesejahteraan saya dan keluarga,” ujar Mohammad Abdul Raheem.
Keberhasilan eFishery di India tidak hanya terletak pada pencapaian angka, tetapi juga pada dampak nyata yang dirasakan komunitas pembudi daya. Dengan berkomitmen pada inovasi dan dukungan berkelanjutan, eFishery terus mendorong batasan dan memajukan industri akuakultur di India.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
