Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juli 2024 | 01.19 WIB

Hashim Pastikan Prabowo Tak Akan Tambah Utang Negara Jika Pendapatan Tidak Naik

Calon Presiden Terpilih, Prabowo Subianto.

 
JawaPos.com  - Adik Presiden Terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo memastikan pemerintahan kakaknya akan menjaga rasio utang negara. Prabowo tak akan menaikan utang negara jika tidak ada peningkatan pendapatan.
 
Hashim yakin Indonesia dapat mempertahankan peringkat investasi jika pemerintah meningkatkan pendapatan negara. “Idenya adalah menaikkan pendapatan negara dan kemudian menaikkan utang,” kata Hashim, Kamis (11/7).
 
Hashim mengatakan, ia telah berdiskusi dengan Bank Dunia atau World Bank terkait pengelolaan utang yang bijaksana dan pruden bagi Indonesia, dan menurut Bank Dunia, 50 persen dari PDB untuk Indonesia masih pada level pengelolaan keuangan negara yang aman dan pruden.
 
 
Adapun jumlah itu masih di bawah batas utang yang telah ditetapkan yakni 60 persen PDB sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. “Kami tidak ingin menaikkan tingkat utang tanpa meningkatkan pendapatan,” tegas Hashim.
 
Menurut dia, kenaikan pendapatan negara itu dapat diperoleh dari berbagai sumber, seperti dari ekstensifikasi pajak, cukai, royalti dari pertambangan dan bea masuk.
 
Sebelumnya, anggota tim gugus tugas bidang keuangan Prabowo-Gibran, Thomas Djiwandono alias Tommy juga telah mengatakan hal serupa. Prabowo tidak akan meningkatkan rasio utang negara hingga 50 persen dari produk domestik bruto (PDB).
 
"Kami sama sekali tidak membicarakan target utang terhadap PDB. Ini bukan rencana kebijakan yang resmi," kata Thomas.
 
Pernyataan Thomas ini menyangkal laporan Bloomberg sebelumnya yang menyatakan rumor Prabowo akan menaikkan rasio utang negara hingga level tersebut. Laporan itu kemudian merugikan mata uang negara dan pasar obligasi Indonesia.
 
Thomas menyatakan bahwa Prabowo sendiri belum mentargetkan tingkat utang dan akan mematuhi batasan hukum yang berlaku mengenai fiskal. "Penting untuk dicatat, itulah sebabnya Prabowo dan tim formalnya berbicara tentang kehati-hatian fiskal, karena hal itu sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut," tandasnya.
 
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore