
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) teken kerja sama teknologi dekarbonisasi hingga hilirisasi.
JawaPos.com - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menggandeng dua Perguruan Tinggi Negeri, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk mengembangkan teknologi dekarbonisasi hingga hilirisasi.
Dalam Nota Kesepahaman yang diteken PTBA dan ITB, disepakati kemungkinan kerja sama pengembangan teknologi di bidang energi dan industri dengan mempertimbangkan aspek teknis, ekonomis, dan lingkungan. Sedangkan Nota Kesepahaman PTBA dan Unpad menyepakati penjajakan kerja sama pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Direktur Utama PTBA Arsal Ismail menyatakan kesepahaman dua universitas guna mendukung transformasi sedang dijalankan oleh PTBA. Terutama untuk menjadi perusahaan energi dan kimia yang menerapkan praktek pertambangan dengan program-program dekarbonisasi, ekspansi ke bisnis energi terbarukan, dan melakukan hilirisasi.
"Kami melihat eksistensi bisnis batu bara eksisting saat ini tengah mendapat perhatian di seluruh dunia. Isu karbon, emisi, dan isu lingkungan cukup memberikan tekanan bagi industri batu bara. Dengan penandatanganan hari ini, kami optimistis bersama ITB dan Unpad akan memberi perspektif baru berkaitan dengan riset maupun pengembangan untuk pemanfaatan batu bara sehingga ke depan batu bara akan lebih memberikan nilai tambah dan lebih comply terhadap isu-isu yang melekat," kata Arsal dalam keterangannya, Senin (14/11).
Ia menjelaskan, salah satu inovasi yang sedang didorong PTBA yakni guna mendukung tercapainya penurunan emisi global dengan pengembangan carbon capture, utilization, and storage (CCUS). Arsal berharap, kerja sama dengan perguruan tinggi bisa mendorong munculnya penemuan-penemuan baru.
"Bersama ITB, kami saat ini tengah fokus untuk riset CCUS yang mana saat ini progresnya sudah sampai Laporan Pra FS (feasibility studies) Penelitan dan tindak lanjutnya adalah hasil saat ini bisa dibawa pada tahap skala lab/prototype," jelas Arsal.
Selain itu, juga mendorong peningkatan kontribusi perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional, salah satunya hilirisasi. Ini dilakukan guna memperkuat riset atas pemanfaatan batu bara sebagai produk turunan yang bisa dihasilkan.
"Bersama Unpad, kami saat ini tengah fokus pada pengembangan riset untuk utilisasi batu bara menjadi Quantum Dots. Ini berguna bagi industri saat ini yang sangat banyak mengandalkan bahan-bahan semikonduktor seiring dengan kemajuan teknologi," ujar Arsal.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Unpad Rina Indiastuti mengatakan bahwa pihaknya siap ambil bagian dalam riset atas pemanfaatan batu bara. "Kami di Unpad terus melakukan riset dan inovasi. Batu bara dapat menjadi sumber energi yang rendah karbon," kata Rina.
Sementara, Wakil Rektor ITB Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan Muhamad Abduh menyampaikan bahwa ITB sebagai perguruan tinggi yang punya kekuatan di bidang sains dan teknologi ingin berkontribusi dalam pencapaian target Net Zero Emission pada 2060.
"Tentunya ini sesuai dengan komitmen ITB. Ini cita-cita kita bersama, bagaimana kita memanfaatkan karbon yang dianggap mencemarkan, menjadikannya sebagai sesuatu yang menguntungkan. Harapannya, kita bisa terus bersinergi erat," tandas Abduh.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
