JawaPos Radar

Lonjakan Harga Telur Ayam Ras Pemicu Inflasi Tertinggi

01/08/2018, 15:52 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Lonjakan Harga Telur Ayam Ras Pemicu Inflasi Tertinggi
Pedagang telur ayam ras (Siti Fatonah/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Juli 2018 sebesar 0,28 persen. Lebih rendah dibanding inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,59 persen.

Kepala Badan Pusat Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengungkapkan, penyebab inflasi itu dipicu oleh kenaikan harga telur ayam ras, daging ayam ras dan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) Pertamax.

Dari tiga komponen tersebut, kenaikan harga telur ayam berkontribusi paling besar. Hal itu terjadi lantaran beberapa waktu lalu harga telur mencapai Rp 30 ribu per kilogram (kg).

"Inflasi tertinggi pada kelompok bahan makanan sebesar 0,86 persen, untuk andilnya dalam sebulan terakhir 0,18 persen," tuturnya.

Dia menyebutkan, kenaikan itu terjadi hampir di 72 kota. Banjarmasin menjadi kota yang mengalami kenaikan harga telur ayam ras hingga 21 persen.

"Selain telur ayam ras, daging ayam ras juga menyumbang inflasi sebesar 0,07 persen. Kemudian ada komoditas seperti bumbu, sayur dan cabai rawit sebesar 0,03 persen, kacang panjang 0,02 persen, dan sayuran lain seperti tomat, bayam, jeruk sebesar 0,01 persen," tutupnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up