alexametrics

bank bjb Gelar Pelatihan Keuangan di Era New Normal

1 Juli 2020, 10:36:58 WIB

JawaPos.com – Kendati hadir di tengah keterbatasan akibat pandemi, bank bjb terus berusaha memaksimalkan sarana dan kemampuan yang ada untuk memberikan kontribusi masyarakat. Kontribusi tak hanya dalam bentuk pelayanan, tapi juga mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan keuangan pascapandemi.

Terakhir, bank bjb menggelar webinar via Zoom mengangkat tema ’’Mengelola Keuangan di Era New Normal’’ beberapa waktu lalu. Acara menghadirkan pembicara financial planner sekaligus edukator Aliyah Natasya. Sekitar 50 peserta ikut serta pada acara yang digelar pukul 15.00 hingga 16.30.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto melalui siaran persnya mengatakan bahwa bagi bank bjb, acara ini digelar sebagai bentuk kepedulian bank bjb terhadap kondisi masyarakat Indonesia saat ini. Di mana, masyarakat diharapkan pada situasi ekonomi yang mengalami perlambatan. ’’Kendati begitu, masyarakat harus tetap mampu mengelola keuangan dengan memaksimalkan pemasukan yang ada,’’ ujar Widi.

Dalam paparannya, Aliyah mengatakan, ketika pandemi Covid-19 datang, perubahan sosial dan ekonomi menghampiri. Wabah yang menyerang secara global ini melumpuhkan sistem perekonomian terbesar di dunia, yaitu keterbatasan interaksi manusia yang berimbas terhadap keterbatasan aktivitas ekonomi.

’’Kita harus melihat kondisi keuangan sebelum dan ketika wabah Covid-19 ini dimulai. Perubahan yang dibawa oleh pandemi ini mengubah tatanan prioritas hidup kita. Sehingga, lakukan reset your financial plan and develop action plan,’’ katanya.

Untuk menjalankan reset keuangan, kita harus tahu permasalahannya. Kemudian mencari jabatan untuk direalisasikan. Misalnya bila sebelum pandemi kita mengeluarkan uang untuk memenuhi keinginan lifestyle hingga 30%, kita bisa menguranginya, agar dana untuk memenuhi kebutuhan untuk hidup bisa dinaikkan.

Pada era new normal, setidaknya ada tiga hak baru yang mesti diperhatikan. Yaitu merencanakan keuangan. Kemudian mengetahui profil risiko dan money behavior, yaitu mengenali diri kamu untuk bijak menentukan produk keuangan. Terakhir, mengutamakan untuk menabung dibandingkan konsumsi.

Lalu bagaimana menabung. Aliyah menyebut, mulai dengan menyisihkan dari pemasukan minimal 10–20 % langsung ke tabungan. Catat semua pendapatan, pengeluaran dan investasi. Membuat budget sebagai pengingat limit dan disiplin dalam pengeluaran. Gunakan simple budgeting 50:30:20. Menggunakan fitur Auto Savings dan jangka waktu yang ditentukan. Usahakan membayar lunas untuk leisure needs dan lupakan opsi pay later.

Aliyah pun menekankan pentingnya membangun financial behavior. Dimulai dengan melatih otak Anda untuk berbagi kehidupan sekarang vs masa depan. Kemudian perkuat motivasi dengan mengetahui finansial goal dan efek yang akan terjadi. Misalnya dengan menabung saya bisa mengumpulkan dana investasi untuk umrah & traveling. Terakhir adalah hasil. Untuk setiap keberhasilan mencapai financial goals. Berikan apresiasi ke diri Anda. Semangat dengan melihat angka yang bertambah di account.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM



Close Ads