Minggu, 2 April 2023

Berat Badan Melonjak Tajam Usai Liburan? Atasi dengan Tip Berikut Ini

- Senin, 4 Januari 2021 | 16:39 WIB
Diet tanpa karbohidrat dapat menguruskan badan secara cepat dibantu dengan perawatan H2
Diet tanpa karbohidrat dapat menguruskan badan secara cepat dibantu dengan perawatan H2

JawaPos.com - Selama libur Natal dan Tahun Baru banyak orang yang akhirnya kelebihan konsumsi kalori. Dari mulai pesta makan malam, hingga makan di restoran. Betapa terkejutnya ketika mengecek timbangan berat badan tiba-tiba melonjak pascaliburan.

Dalam penelitian di Amerika Serikat, Calorie Control Council menyebutkan setiap orang bisa mengonsumsi kalori mencapai 4.500 kkal sehari selama liburan. Artinya melebihi batas 2.000 kkal per hari secara normal.

Dilansir dari Science Times, Senin (4/1) berikut beberapa tip untuk menurunkan berat badan usai liburan dengan aman.

 

  1. Minum air


Cukup minum air putih bermanfaat karena membantu perut terasa kenyang. Para ahli menyarankan bahwa minum air sebelum duduk untuk makan atau bahkan saat makan akan menambah volume sehingga membuat orang tersebut merasa kenyang.

 

  1. Target Turunkan 10 Persen Berat Badan


Dalam menurunkan berat badan, tidak disarankan untuk menurunkan semua berat badan yang tidak diinginkan sekaligus. Para ahli menyarankan bahwa orang-orang harus mulai fokus pertama pada 10 persen. Selain itu, kehilangan 10 persen pertama dari tujuan penurunan berat badan menghasilkan peningkatan kesehatan terbesar karena lemak perut bisa hilang. Lemak perut dianggap sebagai lemak paling berbahaya di tubuh.

 

  1. Kurangi Konsumsi Makanan Manis


Konsumsi gula dapat membuat ketagihan dan dapat menyebabkan siklus mengidam. Selama tahun baru, insulin bisa melonjak dari makanan tinggi gula. Insulin berfungsi untuk menjaga gula darah tetap rendah. Akan lebih baik untuk berhenti makan makanan manis setelah liburan setidaknya selama 4 hingga 10 hari untuk mengurangi keinginan makanan manis. Gantilah dengan buah dan sayuran.

 

  1. Makan Lebih Banyak Protein


Menurut penelitian, makan lebih banyak protein akan memperpanjang rasa kenyang karena lebih sulit dicerna yang menyebabkan lebih sedikit lonjakan insulin. Penelitian yang dilakukan di banyak negara Eropa menemukan bahwa mereka yang makan sarapan atau makan siang berprotein tinggi bisa mengurangi lapar. Selain itu, protein membutuhkan lebih banyak kalori untuk dicerna. Utamakan protein rendah lemak salmon, yogurt Yunani, atau dada ayam.

 

  1. Hindari Makan Berlebihan


Melatih diri sendiri untuk fokus pada takaran makan yang pas akan membantu berat badan tetap stabil. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=gw43HY8B4bE

Editor: Dinarsa Kurniawan

Tags

Terkini

Diet Salah Malah Bikin Masalah

Rabu, 11 Maret 2020 | 23:33 WIB

Lebih Energik, 3 Jenis Yoga Ini Cocok bagi Anak muda

Sabtu, 17 November 2018 | 10:04 WIB

Suka Pedas? Banyak Makan Cabai Bisa Bikin Kurus

Selasa, 3 Juli 2018 | 13:45 WIB

Benarkah Diet Keto Aman untuk Hipertensi?

Minggu, 1 Juli 2018 | 13:29 WIB

Ayo Cek Berat Badan! 3 Tanda Ini Jadi Alarm Wajib Diet

Minggu, 31 Desember 2017 | 15:29 WIB
X