← Beranda

Sosok Berry Angriawan di Mata Mantan Pelatihnya

Banu AdikaraKamis, 2 Agustus 2018 | 01.56 WIB
Mantan pelatih pebulu tangkis putra Indonesia Berry Angriawan, Rouben

JawaPos.com - Langkah ganda putra Berry Angriawan/Hardianto masoih mulus di Kejuaraan Dunia 2018 setelah mereka lolos dari babak kedua, Rabu (1/8). Hal ini pun diapresiasi mantan pelatih Berry, Rouben.


Rouben merupakan pelatih Berry saat ia berada di klub PB Prima yang berada di Sukabumi, Jawa Barat. Sejak Berry berusia 9 tahun, Rouben yang sudah melihat potensinya terus mennggembleng Berry agar dia bisa menjadi pemain andalan nasional.


Melatih Berry selama 7 tahun, rouben mengaku sudah mengenal betul sifat dan karakter anak didiknya itu.


"Berry itu rasa ingin menangnya tinggi. Anaknya nggak macem-macem, nurut dan disiplin. Jadi, mudah mengajarinya," kata Rouben saat ditemui di GOR Candra Wijaya Internasional Badminton Center, Tangerang.


Seiring berjalannya waktu, Rouben sadar bahwa Berry tidak akan berkembang jika ia terus berada di klubnya. Karenanya, tepat di usia 15 tahun, Berry dimasukan ke klub PB Djarum lewat relasi yang dimiliki Rouben.


"Saya masukin ke PB Djarum, karena kalau tidak begitu dia tidak berkembang. Untuk berkembang, kita harus berada di klub yang memiliki finansial yang baik. Jam terbang Berry juga akan lebih banyak," katanya.


Selama itu Rouben hanya berkomunikasi dengan Berry. Terkahir, Rouben mendatangi kejuaraan Indonesia Open 2018, beberapa waktu lalu untuk menyaksikan pertandingan Berry.


Menyoal masih minimnya prestasi yang ditorehkan Berry, Rouben menilai bahwa Berry memang masih sulit berkonsentrasi. "Saya perhatiin Berry itu kadang memang suka hilang fokus. Semoga dia dapat memperbaiki kekurangan saat ini," katanya. (ISA)

EDITOR: Banu Adikara