JawaPos.com - Sebagai tunggal terakhir, Anthony Sinisuka Ginting mengemban beban berat. Gelar juara Musica Champions di ajang di Djarum Superliga Badminton 2017 ditentukan lewat performanya di partai kelima lawan wakil Djarum Kudus, Shesar Hiren.
Beruntung Anthony bisa mengatasi rasa grogi tersebut. Dia berusaha bermain lepas di laga Minggu (26/2) sore. Anthony menang dua set dengan skor akhir 23-21 dan 21-10.
"Saya kan jadi penentu, yang paling penting adalah persiapan. Utamanya mental. Saya lebih siap mental di pertandingan tadi. Kalau soal main, kami sama-sama tahu. Kami pernah satu latihan di pelatnas," kata Anthony setelah pertandingan melawan Shesar.
Nasib berbeda dialami Jonatan Christie. Sebagai tunggal kedua, Jonatan tak mampu memberikan kemenangan untuk Musica Champions. Di luar dugaan, Jonatan kalah dari pemain Djarum Kudus yang juga rekannya di Pelatnas PBSI, Ihsan Maulana Mustofa dengan skor 15-21 dan 14-21.
Kekalahan Jonatan adalah kejutan. Sebab, dia memiliki rekor bagus ketika menghadapi Ihsan. Selepas pertandingan, Jonatan mengakui ada faktor mental dalam kekalahannya sore ini.
"Tadi cuma faktor mental dan faktor teknis yang tidak bisa saya atasi. Saya banyak buat kesalahan. Justru Ihsan yang bermain bagus hari ini," ulas Jonatan.
Apapun yang terjadi pada Ginting dan Jonatan adalah warna dari cerita kemenangan Musica hari ini. Musica menjuarai Superliga Badminton setelah menundukkan Djarum dengan skor 3-2. (saf/JPG)