← Beranda

Lion Group Pesan 380 Unit Mesin Pesawat Senilai USD 5,5 Miliar

Mohamad Nur AsikinJumat, 30 Maret 2018 | 00.15 WIB
Ilustrasi armada maskapai penerbangan Lion Air

Jawapos.com - Lion Group merealiasikan pemesanan 380 unit mesin LEAP-1A dari CFM Internasional yang akan digunakan pada pesawat Airbus A320neo / A321neo. Kesepakatan akhir pemesanan mesin senilai USD 5,5 miliar telah diumumkan pada Februari 2016, sementara pesanan pesawat diumumkan pada Maret 2013.


Selain mesin LEAP-1A, Lion Group juga telah memesan 544 unit mesin LEAP-1B untuk digunakan pada pesawat Boeing 737 MAX 8, MAX 9, dan MAX 10, yang mana 10 unit pesawat tersebut saat ini sudah dioperasikan oleh Lion Air.


Dengan total armada yang memanfaatkan  924 mesin LEAP dengan nilai total USD 13,4 miliar, Lion Group merupakan pengguna mesin LEAP terbesar di dunia.


President and Chief Executive Officer of Lion Air Group Edward Sirait mengatakan pemesanan mesin LEAP dan CFM56 dari CFM sejalan untuk meningkatkan dan memperkuat strategi bisnis. Selama ini, CFM sudah mendukung operasional maskapai Lion Grup untuk terus berkembang.


“Pilihan kami untuk menggunakan mesin CFM pada A320neo family dan Boeing 737 MAX merupakan keputusan yang tepat. Kedua jenis pesawat itu adalah elemen penting dan utama dalam pertumbuhan jangka panjang," kata Edward di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (29/3).


Edward optimistis mesin yang dipesannya akan memberikan kinerja kelas dunia, dengan nilai lebih antara lain efisiensi ekonomi, keandalan dan tetap membantu mewujudkan rencana Lion Air Group terus berkembang.


"Hari ini merupakan tonggak sejarah penting dalam kemitraan yang telah kami jalin selama ini," kata Vice President of Global Sales & Marketing GE Aviation, induk perusahaan CFM International. Chaker Chahrour.


Kesepakatan hari ini juga temasuk perluasan layanan Material Service Agreement (MSA) selama 25 tahun untuk mesin CFM56-7B, CFM56-5B, dan LEAP-1B yang ditandatangani pada tahun 2014 dan kedepannya juga akan mencakup mesin LEAP-1A.


CFM juga akan menyediakan layanan MRO untuk mesin CFM56 dan LEAP milik Lion Group hingga fasilitas perbaikan milik Lion Air yaitu Batam Aero Technic (BAT) di Batam, selesai dibangun.


CFM telah memberikan bantuan dalam pengembangan fasilitas pemeliharaan dan pengujian mesin milik Lion Group yang baru sejak tahun 2016, dengan memberikan bantuan dalam hal manajemen proyek dan saran ahli mulai dari desain, konstruksi dan penyelesaian akhir fasilitas baru tersebut.


Saat dioperasikan nanti, BAT akan memiliki kemampuan pemeliharaan dan perbaikan untuk mesin CFM56 dan LEAP. CFM akan menyediakan pelatihan perbaikan mesin CFM56 dan LEAP dengan alih pengetahuan yang akan mendukung pengembangan para spesialis MRO berkualitas dari dalam negeri.


Adapun, Lion Grup telah menjadi pelanggan CFM sejak tahun 2000 dan seluruh armada pesawat berbadan sempit dengan lorong tunggal yang berjumlah 690 pesawat (sudah beroperasi dan dalam pesanan) menggunakan mesin yang di produksi CFM.


Lion Group telah memesan mesin CFM56 untuk digunakan pada pesawat Airbus A320ceo dan Boeing Next-Generation 737, serta mesin model LEAP-1A dan LEAP-1B masing-masing untuk pesawat A320neo dan 737 MAX.

EDITOR: Mohamad Nur Asikin