JawaPos.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menjelaskan terkait kesulitan nasabah dalam mengakses layanan Livin’ by Mandiri. Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, hal tersebut disebabkan oleh peningkatan transaksi yang sangat tinggi pada Jumat (25/2) kemarin.
Sehingga menimbulkan lonjakan antrian. “Karena adanya lonjakan transaksi yang sangat tinggi dan berdampak pada kenaikan antrian di layanan Livin' by Mandiri,” kata Rudi dalam keterangannya, Sabtu (26/2).
Namun, saat ini layanan Livin' by Mandiri berlogo kuning telah kembali normal dan sudah dapat diakses untuk bertransaksi. Rudi menyebut, saat ini pihaknya telah menyelesaikan proses penguraian antrian transaksi yang sempat mengalami lonjakan.
"Saat ini proses penguraian antrian transaksi telah selesai. Kami berterima kasih atas kesabaran nasabah," ujarnya
Nasabah Bank Mandiri, kata Rudi sudah dapat menikmati beragam fitur unggulan Livin' by Mandiri. Antara lain, pembayaran dengan scan QRIS, ubah tagihan kartu kredit menjadi cicilan (power installment), transfer antarbank via BI-Fast, hingga top up dan update saldo e-Money Mandiri secara instan. Tidak hanya itu, nasabah juga dapat melakukan transaksi tarik tunai tanpa kartu di seluruh jaringan ATM Bank Mandiri dan berbagai fitur lainnya.
"Kami akan terus berupaya untuk memastikan kenyamanan nasabah dalam menggunakan layanan Livin' by Mandiri untuk memenuhi seluruh kebutuhan nasabah," pungkasnya.