← Beranda

Langkah Semen Merah Putih Menghadapi Ketatnya Persaingan di 2024

Mohamad Nur AsikinMinggu, 24 Desember 2023 | 00.49 WIB
Pembangunan jalan tol dan berbagai proyek kontruksi bakal menjadi pasar yang bagus bagi sektor semen tahun 2024.

JawaPos.com – Semen Merah Putih, salah satu pemain sektor semen di Indonesia mencatatkan pertumbuhan pasar di tengah persaingan yang cukup kompetitif di dalam negeri.

Total pasar semen Indonesia mengalami kenaikan dari 63.3 juta ton menjadi 64,6 juta ton, sementara Semen Merah Putih mampu mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 2 persen untuk total semen kantong dan semen curah.

Direktur Semen Merah Putih, Surindro Kalbu Adi optimistis memasuki tahun 2024 perseroan tetap akan membukukan pertumbuhan positif. Hal ini sejalan dengan dorongan pemerintah yang terus-menerus memberi keyakinan akan keberlanjutan projek infrastruktur strategis yang akan mendorong perekonomian nasional.

Menurutnya, berbagai kebijakan pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur dalam menghubungkan wilayah, termasuk kawasan IKN, kawasan industri, dan pembangunan pemukiman akan menjadi pendorong konsumsi semen nasional yang signifikan.

“Memasuki tahun 2024, kami yakin dengan berbagai inovasi nyata yang sudah dan akan kami lakukan, semen merah putih akan bertumbuh 2 kali dari pertumbuhan pasar. Untuk mendorong pertumbuhan positif ini, kami juga mengharapkan dukungan industri semen untuk dapat bersama-sama mempertahankan kestabilan harga yang sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti energi cost sampai tekanan persaingan,” Surindro menegaskan.

Dalam merespons kebutuhan pasar yang terus berubah, Semen Merah Putih menegaskan komitmennya terhadap inovasi nyata sebagai kunci untuk memperkuat posisi di industri konstruksi dan infrastruktur.

Fokus pada pengembangan produk berkualitas, digitalisasi layanan serta optimalisasi infrastruktur logistik bakal menjadi landasan bagi perusahaan untuk tetap mampu bersaing.

“Langkah-langkah ini akan menjadi prioritas utama kami dalam pengembangan ke depan,” tutup Surindro.

 

 

EDITOR: Mohamad Nur Asikin