JawaPos.com- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memfokuskan penguatan digital banking pada transformasi tahap kedua yang diharapkan tuntas pada 2020. Dalam transformasi tahap pertama, BTN berhasil mengkokohkan dirinya sebagai bank pemimpin pasar kredit sektor perumahan.
“Kami terus mengakselerasi tahapan transformasi di era digital, salah satunya dengan terus menambah Smart Branch,” kata Maryono, Direktur Utama Bank BTN acara perayaan hari ulang tahun ke-67 Bank BTN, di Jakarta, Kamis (9/2).
Setelah sukses dengan uji coba 4 gerai digital sejak akhir 2015 lalu, BTN berencana menambah sekitar 60 Smart Branch yang akan disebar di Kantor Cabang Utama, Kantor Cabang, maupun Kantor Kas dalam 2 tahun ke depan. Investasi yang dikucurkan akan mencapai lebih dari Rp50 Miliar.
Sukses melakukan transformasi ditahap pertama menjadikan BTN sebagai bank yang fokus di sektor perumahan. Ini terbukti membawa BTN mencatatkan kinerja yang cukup bagus dalam pengembangan perseroan.
Dalam 10 tahun terakhir, laba dan aset Bank BTN rata-rata naik 21%, kemudian pertumbuhan kredit juga tumbuh rata-rata 24% dalam 10 tahun terakhir.
Tahun ini, Bank BTN menargetkan pertumbuhan kredit bisa naik 21%, kemudian Dana Pihak Ketiga (DPK) diharapkan bisa dikerek hingga naik 22% dibandingkan tahun lalu.
Untuk mencapai target tersebut, Bank BTN terus berinovasi dalam memberikan layanan produk pembiayaan maupun tabungan. Salah satunya, mendukung Program Sejuta Rumah yang digagas pemerintah.
Dengan pangsa pasar kredit pemilikan rumah (KPR) nasional sebesar 32% dan KPR subsidi mencapai 96%, perseroan optimistis bisa bertahan menjadi penguasa pasar KPR di Indonesia.(nas/JPG)