
Karyawan pabrik baru Midea sedang melakukan perakitan AC.
JawaPos.com - Produsen perangkat elektronik, Midea Indonesia terus mencoba memperkuat posisinya di pasar Tanah Air. Bahkan, produsen asal Tiongkok ini menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 18 persen pada 2026.
President Director Midea Factory Indonesia, Mark, menjelaskan, angka ini diputuskan setelah dirinya melakukan pertemuan internal dengan kantor pusat Midea di Tiongkok.
“Tahun ini pertumbuhan kami sudah lebih dari 130 persen dibanding 2024. Untuk tahun depan, target kami 18 persen,” ujar Mark di Jakarta, Kamis (27/11).
Dia menegaskan, bahwa Midea akan memperkuat kampanye selama pemasaran, menawarkan sejumlah program perawatan yang resmi, dan mempersiapkan materi promosi komprehensif agar target tersebut tercapai.
“Kampanye dan layanan pendukung akan kami lengkapi, termasuk layanan instalasi dan perawatan yang lebih komprehensif,” jelas dia.
Di sisi lain, Midea Electronics Indonesia sendiri tampak fokus pada produk buatan dalam negeri melalui Midea AC Celest Inverter. AC ini sendiri diproduksi di pabrik Midea di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.
Menariknya, AC Celest Inverter ini menggunakan teknologi kecerdasan buatan terkini yakni AI Ecomaster yang dirancang agar lebih hemat energi hingga mudah dirawat oleh pengguna.
Menariknya, dibekali pula dengan pilihan kapasitas 0,5 PK hingga 2,5 PK, yang memberikan fleksibilitas bagi konsumen untuk menyesuaikannya ukuran ruangan. Bahkan, konsumsi daya listrik yang rendah membuatnya menjadi salah satu yang paling efisien.
Dalam kesempatan yang sama, Product Management Head of Midea Electronics Indonesia, Hendry Wijaya, menjelaskan bahwa kehadiran Celest menjadi tonggak penting bagi Midea dalam menghadirkan inovasi relevan untuk konsumen dalam negeri.
"Melalui Celest, kami membawa teknologi AI yang bukan hanya pintar, tetapi juga praktis dan hemat energi, sehingga konsumen bisa menikmati kenyamanan maksimal dengan biaya operasional yang lebih rendah,” ungkap dia.
