Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Desember 2023 | 19.15 WIB

Investasikan USD 1,5 Miliar, TikTok Shop Dioperasikan dan Dikelola Tokopedia

HARI INI UJI COBA: Aplikasi belanja TikTok Shop yang sempat ditutup pe merintah pada 4 Oktober lalu akan beroperasi kembali dengan menggandeng Toko pedia. Uji coba dilakukan hari ini (12/12). - Image

HARI INI UJI COBA: Aplikasi belanja TikTok Shop yang sempat ditutup pe merintah pada 4 Oktober lalu akan beroperasi kembali dengan menggandeng Toko pedia. Uji coba dilakukan hari ini (12/12).

JawaPos.com - TikTok Shop segera kembali beroperasi di Indonesia. Sebab, TikTok dan PT GoTo Gojek Tokopedia mengumumkan kemitraan strategis kemarin (11/12). Upaya itu bisa memperkuat pertumbuhan ekonomi digital dengan berfokus pada pemberdayaan dan perluasan pasar bagi pelaku UMKM nasional.

Sebagai bagian dari kemitraan strategis tersebut, bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan dikombinasikan di bawah PT Tokopedia. Fitur layanan belanja dalam aplikasi TikTok akan dioperasikan dan dikelola PT Tokopedia.

TikTok juga menginvestasikan lebih dari USD 1,5 miliar sebagai komitmen jangka panjang untuk mendukung operasional Tokopedia. Melalui kesepakatan tersebut, keduanya berniat memperluas manfaat bagi pengguna serta pelaku UMKM Indonesia. Transaksi itu diharapkan akan selesai pada kuartal pertama 2024.

”Pertumbuhan bisnis Tokopedia setelah dikombinasikan dengan TikTok Shop Indonesia ini akan membawa keuntungan bagi GoTo, yang akan tetap menjadi mitra ekosistem bagi Tokopedia, termasuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan layanan keuangan digital melalui GoTo Financial dan on-demand services dari Gojek,” tulis manajemen GoTo pada keterangan resmi kemarin.

Kemitraan strategis itu akan diawali dengan periode uji coba yang dilaksanakan dengan konsultasi dan pengawasan dari kementerian serta lembaga terkait. Program yang akan diluncurkan di masa uji coba ini adalah kampanye Beli Lokal dimulai pada hari ini (12/12) bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

”Dengan penggabungan dua bisnis tersebut, lebih dari 90 persen merchant merupakan pelaku UMKM,” lanjut manajemen GoTo.

Untuk memastikan keberlanjutan langkah PT Tokopedia dalam mendorong perkembangan ekonomi digital nasional, akan dibentuk komite. Tujuannya adalah memfasilitasi transisi dan integrasi yang diketuai Patrick Walujo dengan dukungan dari perwakilan PT Tokopedia dan TikTok.

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengonfirmasi rencana TikTok Shop mulai beroperasi dengan Tokopedia. Para penjual dan influencer disebut dapat kembali berdagang di fitur TikTok Shop.

Mendag mengungkapkan, para influencer di TikTok menyampaikan keluhan kepada dirinya. Mereka tidak bisa berjualan dalam dua bulan terakhir sejak TikTok Shop ditutup meski telah bermigrasi ke platform e-commerce lain. (agf/c14/dio)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore