
Rachmat Kaimuddin (kanan) resmi Achmad Zaky (kiri) sebagai CEO Bukalapak. (DhimasGinanjar/JawaPos.com).
JawaPos.com - Para Pendiri Bukalapak secara resmi telah mengumumkan perubahan komposisi di level C-Suite terhitung efektif tanggal 6 Januari 2020. Hal ini dikatakan sebagai kelanjutan dari rencana jangka panjang perusahaan memasuki dekade kedua dan dalam rangka membangun bisnis e-commerce yang berkelanjutan.
Perubahan komposisi di level C-Suite meliputi suksesi peran Chief Executive Officer (CEO) dari Achmad Zaky, salah satu dari tiga pendiri Bukalapak, ke Rachmat Kaimuddin sebagai CEO baru. Rachmat diketahui sebagai mantan Direktur Keuangan Bank Bukopin.
Suksesi ini menyusul peran baru Achmad Zaky sebagai penasihat dan pendiri Bukalapak, Tech Startup Mentor, dan ketua pada yayasan Achmad Zaky yang segera didirikan. Ditemui JawaPos.com di Jakarta, Senin (9/12) malam, Rachmat mengatakan, ia berkomitmen meneruskan visi kepemimpinan sebelumnya yaitu memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
"Pertama kali saya mendengar kesempatan ini, saya enggak percaya. Saya kagum, orang yang identik dengan perusahaannya memikirkan suksesi. Ini kehormatan bagi saya," katanya.
"Bukalapak sudah kuat dan besar. Saya ingin menjalankan dan meneruskan visinya Mas Zaky, supaya jadi perusahaan e-commerce yang makin baik dan jadi kebanggaan Indonesia," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Achmad Zaky mengatakan, ia percaya Rachmat merupakan sosok yang tepat berada dalam tim. "Di posisi yang tepat, dan datang pada waktu yang tepat," terang Zaky.
Sebelum bergabung Bukalapak, Rachmat menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Perencanaan PT Bank Bukopin Tbk sejak 2018. Sejak 2014, dia menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris untuk bank yang sama hingga ditunjuk sebagai Direktur.
Rachmat memulai karirnya sebagai Senior Associate di Boston Consulting Group. Dia juga pernah menjabat sebagai Managing Director PT Cardig Air Services, Chief Financial Officer PT Bosowa Corporindo, Managing Director PT Semen Bosowa Maros, Vice President Baring Private Equity Asia, dan Principal of Quvat.
Dengan perubahan ini, maka komposisi C-Suite baru Bukalapak terdiri dari:
Presiden dan Co-Founder: Fajrin Rasyid
Chief Executive Officer: Rachmat Kaimuddin
Chief Technical Officer (CTO) dan Co-Founder: Nugroho Herucahyono
Chief Operating Officer: Willix Halim
Chief Financial Officer: Natalia Firmansyah
Chief Strategy Officer: Teddy Oetomo
Chief of Talent: Bagus Harimawan

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
