JawaPos Radar | Iklan Jitu

Sandi Janji Beri Insentif Pengusaha yang Berinvestasi pada Riset

17 Maret 2019, 21:13:14 WIB
Sandi Janji Beri Insentif Pengusaha yang Berinvestasi pada Riset
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Wakil Presiden calon nomor urut 02 Sandiaga Uno berjanji akan memberikan insentif fiskal maupun non fiskal jika dunia usaha berinvestasi di bidang riset. Pernyataan tersebut menjawab pertanyaan dalam debat capres ketiga yang menyinggung mengenai pentingnya riset menjadi kebutuhan utama.

“Menambah jumlah lembaga yang menambah jumlah riset akan menambah birokrasi, kuncinya kaki kolaborasi. Dunia usaha akan diberikan insentif jika investasi di riset,” ujarnya di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3).

Sandiaga menjelaskan, pemerintah dapat memfasilitasi ekosistem riset sehingga menghasilkan inovasi terbaik di berbagai bidang, seperti teknologi, seni, pengetahuan, hingga pertanian. Pihaknya akan berfokus pada kolaborasi dan sinergi antara dunia usaha, akademik, dan pemerintah. Pasalnya, banyak riset yang menyatakan bahwa kebutuhan dunia usaha tidak selaras dengan kurikulum akademisi.

“Untuk mencapai posisi 5 besar di 2045 sistem harus nyambung dengan lapangan pekerjaan,” tuturnya.

Menurutnya, banyak anak Indonesia yang menciptakan terobosan di berbagai bidang. Hal itu menjadi peluang dan amunisi untuk Indonesia dapat melangkah maju dengan berbagai inovasi terbaik.

“(Inovasi) Pertanian bisa meningkat akan preduksi pupuk yang berdampak pada pemenuhan kebutuhan pangan,” tegas Sandi.

Selain itu, Sandi menambahkan, saat ini Indonesia memasuki ekonomi kreatif tercipta dari tangan anak muda yang menghasilkan inovasi. Dengan demikian, Sandi optimis pada 2045 mendatang Indonesia bukan hanya menempati posisi kelima tapi dapat menciptakan seluruh lapangan kerja dan tenaga kerja yang berkualitas.

“Kuncinya adalah peluang untuk mereka maju,” tandasnya.

Editor           : Saugi Riyandi
Reporter      : Romys Binekasri

Alur Cerita Berita

Sandiaga Hapus UN, TKN: Konsep yang Absurd 17 Maret 2019, 21:13:14 WIB
Sandi: TKA Harus Bisa Bahasa Indonesia 17 Maret 2019, 21:13:14 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini