alexametrics

Anak Terdampak Covid-19 Perlu Perhatian

29 Juli 2020, 04:04:01 WIB

JawaPos.com – Angka kasus positif Covid-19 terus meningkat. Butuh kehati-hatian ekstra dari seluruh masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas sehari-hari. Terutama bagi usia rentan, khususnya anak-anak, sehingga memerlukan perhatian dan pengawasan dari orang tua.

Ditjen Rehabilitasi Sosial Kemensos menyebut dampak sosial Covid-19 sangat beragam. Di antaranya, gangguan terhadap pelayanan dasar, pendidikan, serta tempat bermain. Selain itu, risiko kekerasan, perlakuan salah, penelantaran, eksploitasi, stres psikologis terhadap anak, dan pengaruh negatif untuk perkembangan anak.

Pemerintah merespons dampak tersebut dengan berbagai upaya. Antara lain, memastikan anak mendapat pengasuhan yang layak melalui satuan bakti pekerja sosial. Selain itu, pemberian bansos untuk anak dan orang tuanya.

”Anak terpapar Covid-19 tidak hanya diberi layanan medis, tetapi perlu adanya layanan dukungan psikososial oleh pekerja sosial. Ada 346 anak positif Covid-19 yang ditangani pekerja sosial,” kata Dirjen Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat dalam talk show bersama BNPB Senin (27/7).

Telepon Sahabat Anak (TepSA) merupakan media yang digunakan untuk rujukan dan pengaduan yang kemudian ditindaklanjuti pekerja sosial dalam bentuk case management. TepSA bisa diakses pada 1500771 untuk memandu penanganan pengaduan Covid-19. Pemerintah melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak telah membuat panduan bagi pekerja sosial dalam penanganan anak yang terpapar Covid-19 maupun keluarganya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c7/agm



Close Ads