alexametrics

Bantuan APD untuk Pekerja Migran

23 Agustus 2020, 04:04:40 WIB

JawaPos.com – UN Woman menyerahkan bantuan yang berupa 3.000 alat pelindung diri (APD) kepada pemerintah melalui Kementerian Sosial. Bantuan juga berupa peralatan kebersihan dan materi informasi untuk pencegahan kekerasan terhadap perempuan. Seluruh bantuan diperuntukkan pekerja migran Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Harry Hikmat yang mewakili Mensos menerima bantuan tersebut. Selanjutnya, bantuan didistribusikan kepada para pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan kembali ke daerah asal dan singgah di rumah perlindungan trauma center (RPTC).

”Akan didistribusikan ke Tanjung Pinang dan Bambu Apus karena saat ini paling membutuhkan,” ujar Harry kemarin (21/8).

Dia memaparkan, meski kasus Covid-19 melanda hampir semua negara di dunia, penanganan PMI bermasalah tetap harus berjalan dan menerapkan protokol kesehatan. Apalagi, Indonesia juga baru menerima kedatangan PMI bermasalah dari perbatasan Malaysia, Johor Bahru, dan Kuching.

Harry menyebutkan, Kemensos bersama Satgas Pemulangan PMI Bermasalah bekerja sama dengan Satgas Covid-19 berkomitmen menerima kedatangan WNI yang baru masuk ke Indonesia sesuai dengan protokol yang sudah ditetapkan. Pemeriksaan kesehatan dimulai dari kedatangan di pelabuhan atau bandara hingga sosialisasi pencegahan dan penularan Covid-19 oleh dinas kesehatan setempat.

”Sebelum berangkat ke Indonesia, mereka di-rapid test. Ketika mereka datang (ke Indonesia, Red), juga ada (tes swab) PCR yang dilakukan oleh Kemenkes bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan karena rata-rata masuk lewat kapal,” jelasnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c11/agm



Close Ads