alexametrics

Bantu Daya Tahan Rakyat, Mufti Anam Bagikan 40.000 Paket Sembako

22 Mei 2020, 14:44:24 WIB

JawaPos.com – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak virus korona jenis baru (Covid-19) dilakukan anggota DPR Mufti Anam. Dia membagikan 40.000 paket sembako di empat daerah pemilihannya. Yaitu Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Kota Probolinggo. Selain paket sembako, politisi PDI Perjuangan itu juga membagikan 12.000 kotak kue Lebaran, 5.000 masker kain, ribuan botol hand sanitizer produksi kliniknya, paket nutrisi ibu hamil, dan beasiswa untuk 150 pelajar.

”Ini adalah bagian dari gotong royong nasional untuk kemanusiaan sesuai instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Dampak pandemi ini luar biasa, begitu banyak warga terdampak, tapi dengan spirit gotong royong, kita bisa saling meringankan beban,” ujar Mufti, Jumat (22/5) dalam keterangan persnya.

Dia mengatakan, paket sembako yang disalurkan dibagi dalam tiga tahap penyaluran. Tahap pertama sebanyak 5.000 paket yang sudah dilakukan pada pekan pertama April. Tahap kedua, sebesar 25.000 paket pada pekan ketiga April hingga selama Ramadan. Tahap ketiga, sebesar 10.000 paket akan diberikan pada Juni.

”Kami sengaja membagi bergelombang karena dampak pandemi ini sangat luas dan sepertinya cukup panjang. Gelombang terakhir setelah Lebaran, karena saat Ramadan bantuan dari berbagai pihak sudah sangat banyak. Ini kita berpikir soal daya tahan masyarakat, maka sebagian kita bagi bulan Juni,” jelas anggota Komisi VI DPR tersebut.

Pemberian sembako tersebut, lanjut dia, dilakukan secara door to door dengan koordinator di masing-masing kecamatan. Serta, melalui sejumlah lembaga keagamaan dan pondok pesantren. Selain itu, juga melalui struktur PDI Perjuangan.

”Tidak ada pengumpulan orang demi menghindari kerumunan massa. Kami bagikan per koordinator. Ada juga yang lewat lembaga keagamaan dan pondok pesantren, untuk disalurkan kepada warga jaringan mereka,” ujar politisi berlatar belakang dokter tersebut.

Mufti menambahkan, selain sembako, timnya juga membagikan kue Lebaran. Ada 12.000 kotak kue yang dibagi ke dalam 2.000 paket. Meski tak ada silaturahim antar-tetangga di masa pandemi, kue Lebaran itu diharapkan bisa menjadi pelengkap suasana di rumah bagi warga yang menerima.

”Soal kue ini sebenarnya berawal dari obrolan dengan ibu-ibu penggerak usaha rumahan awal Maret lalu. Mereka sudah kulak berbagai bahan kue untuk jualan sambut Lebaran. Tapi ternyata ada pandemi. Dengan segala keterbatasan, kami berinisiatif memborong 12.000 kotak, yang kemudian dikemas ke dalam 2.000 paket kue Lebaran, semacam parcel begitu,” ujarnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar



Close Ads