JawaPos.com - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Solo terpaksa molor hingga satu jam. Penyebabnya adalah gangguan server pusat.
Para peserta ujian pun tidak bisa melakukan login. Beberapa sekolah yang mengalami gangguan yakni SMPN 12, SMPN 15, SMPN 2 dan beberapa sekolah lainnya.
Wakil Kepala SMPN 12 Surakarta Sriyanto mengatakan, pelaksanaan UNBK di sekolahnya digelar di dua laboratorium komputer. "Untuk yang lab satu mengalami gangguan server dari pusat. Sedangkan untuk yang lab dua sebenarnya juga mengalami gangguan. Tapi siswa tetap bisa mengerjakan ujian," katanya kepada JawaPos.com saat ditemui di sela-sela melakukan pengawasan, Senin (23/4).
Awalnya pihak sekolah kebingungan dengan kejadian ini. Mengingat dengan gangguan tersebut, para siswa tidak bisa mengerjakan soal ujian. Peserta ujian tidak bisa login.
Kondisi ini pun langsung disampaikan ke pusat. Ternyata gangguan tidak hanya terjadi di Solo saja. Melainkan di banyak daerah. "Gangguan ini karena sedang ada maintenance di server pusat. Sehingga peserta tidak bisa login hingga lebih kurang satu jam," ucapnya.
Setelah itu, para peserta ujian akhirnya bisa login dan langsung mengerjakan soal ujian. Mengenai tambahan waktu, hal itu tidak perlu dilakukan. Karena waktu pengerjaan disesuaikan dengan waktu peserta login.
Jadi jika peserta melakukan login molor satu jam, maka untuk waktu pengerjaan juga akan lebih lama satu jam. Sedangkan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan lain seperti mati lampu, pihak sekolah sudah menyiapkan genset. "Kami juga sudah menyiapkan genset untuk mengantisipasi jika nantinya terjadi masalah lain seperti mati lampu," ucapnya.
Terpisah, Kepala SMPN 15 Surakarta Iswita Mulyahati menambahkan, gangguan server yang terjadi hanya lebih kurang 20 menit saja. "Setelah itu bisa lancar kembali," imbuhnya.