JawaPos.com-Aktivitas produksi di PT Aurora World Cianjur mendadak lumpuh setelah puluhan pekerja diduga mengalami kesurupan massal pada Senin (24/11). Suasana pabrik berubah mencekam seketika ketika sejumlah karyawan berteriak histeris dan tidak sadarkan diri.
Insiden ini sontak membuat operasional perusahaan terganggu selama beberapa waktu sebelum akhirnya berhasil dikendalikan pihak internal.
Dikutip dari Radar Cianjur (Jawa Pos Group), sedikitnya 20 pekerja terlihat mengalami kondisi tidak sadar atau histeris. Peristiwa tersebut dipicu oleh insiden kecil yang kemudian memicu kepanikan berantai.
Kepala Personalia (HRD) PT Aurora World Cianjur Zulkarnaen memaparkan kronologi awal mula kejadian yang menyebabkan para pekerja panik. Kesurupan bermula ketika salah satu karyawan yang jarinya tertusuk jarum. Tak lama kemudian, karyawan bernama Dian kaget dan langsung menjerit.
"Teriakan itu membuat pekerja lain ikut panik dan akhirnya banyak yang tidak sadarkan diri karena mentalnya lemah,” ujar Zulkarnaen.
Seiring meningkatnya suasana panik di dalam pabrik, beberapa pekerja lainnya ikut terpengaruh hingga tidak dapat mengontrol diri. Situasi ini berlangsung selama beberapa waktu sebelum tim internal mengambil langkah penanganan.
Kondisi Pabrik Kembali Normal
Setelah penanganan dilakukan, seluruh pekerja berhasil ditenangkan dan situasi mulai terkendali. Aktivitas produksi akhirnya kembali berjalan normal. Zulkarnaen menegaskan tidak ada lagi gejolak lanjutan.
"Tadi juga sudah selesai, dan siang hari semuanya kembali bekerja seperti biasa," imbuh Zulkarnaen.
Dengan pulihnya kondisi para pekerja, manajemen memastikan proses produksi tetap berjalan sesuai jadwal.