JawaPos.com LIMAPULUH KOTA - Sebuah musala yang berada di di Jalan Negara Sumbar-Riau, persisnya di kawasan Lubuakbangku, Jorong Aiaputiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, terbakar.
Rumah ibadah itu bernama Mushala Nurul Yaqin. Biasanya musala ini digunakan oleh pengendara yang berjalan jauh dari Sumbar ke Riau atau sebaliknya.
Di musala itu para musafir kerap berhenti dan menunaikan ibadahnya. Kini musala itu sudah jadi abu karena terbakar pada Jumat malam (18/11).
Tokoh perantau Payakumbuh, Mayor Laut Dhoni Putra yang saat kejadian sedang lewat di Lubuakbangku menyebutkan, kebakaran di Mushala Nurul Yaqin itu berlangsung sangat cepat sekali.
”Api terlihat berasal dari bagian kubah mushala. Setelah itu, melalap seluruh ruangan dalam mushala,” ujarnya yang dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group).
Saat api terlihat semakin membesar, masyarakat yang tinggal di kawasan Lubuakbangku dan pengemudi yang melintas di jalan negara Sumbar-Riau, ikut panik.
Kepanikan itu bertambah, manakala di samping kanan dan kiri mushala, juga terdapat toko (warung) dan rumah warga.
”Masyarakat dan pengemudi yang lewat, beramai-ramai membantu menyalamatkan barang-barang dari rumah dan toko warga di kiri dan kanan Mushala Nurul Yaqin yang terbakar. Setelah itu, baru mobil pemadam kebakaran datang memadamkan api,” kata Mayor Laut Dhoni Putra.
Terpisah, Kapolsek Harau AKP Elva Daimar membenarkan terjadinya kebakaran di Mushala Nurul Yaqin Lubuakbangku.
”Kebakaran diduga terjadi akibat korsleting arus listrik. Kerugian ditaksir sekitar Rp 70jJuta,” ujar Elva Daimar yang akrab dipanggil Uwa. (frv/iil/JPG)