← Beranda

RSMH Palembang Rawat Batita Bergejala Gagal Ginjal

Latu Ratri MubyarsahSabtu, 22 Oktober 2022 | 13.11 WIB
Gedung Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang. Antara
JawaPos.com–Dokter dan tim medis pendukung Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Sumatera Selatan, merawat intensif seorang anak berusia di bawah tiga tahun (batita). Pasien diduga menderita penyakit gagal ginjal akut.

”Tim kami saat ini terus merawat intensif dan mengamati perkembangan kondisi batita yang dibawa orang tuanya masuk ke RSMH melalui IGD pada Kamis (20/10) malam,” kata Direktur Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) RSMH Palembang Martha Hendry seperti dilansir dari Antara di Palembang.

Dia menjelaskan, batita tersebut dibawa orang tuanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSMH dengan keluhan tidak mengeluarkan urine selama dua hari setelah diberikan obat sirop penurun panas. Saat ini, kondisi pasien masih tahap perawatan dan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui lebih jelas gangguan kesehatan yang dialami.

Berdasar hasil pemeriksaan sementara, secara umum kondisi batita cukup baik, hanya produksi urinenya saja yang tidak ada. ”Tim medis akan mengatur kebutuhan cairan dan terapi yang diperlukan bagi pasien batita itu,” ujar Martha Hendry.

Sementara itu, Dokter Spesialis Anak bagian Nefrologi RSMH Eka Intan mengatakan, bersama tim medis terus menggali informasi dengan orang tua pasien terkait jenis sirop penurun panas yang diberikan kepada anaknya. Untuk obat sirup yang dikonsumsi pasien batita dengan gejala sakit ginjal masih ditelusuri.

”Apakah obat itu masuk dalam kelima daftar sirup yang ditarik kemenkes atau tidak, masih ditelusuri,” terang Eka Intan.

Dia menambahkan, gejala gagal ginjal akut diduga akibat obat-obatan yang ada kandungan dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG). Untuk itu para orang tua diminta tidak memberikan obat sirop yang mengandung bahan kimia tersebut.
EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah