JawaPos.com - Sebelum aksi pembantaian satu keluarga di Bekasi, ternyata pelaku sempat bercengkrama dengan para korban. Pasalnya, pelaku Haris Simamora (HS), 23, merupakan saudara sepupu dari korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Argo Yuwono mengatakan, sebelum melakukan aksi pembunuhannya pelaku sempat bercengkrama dengan keluarga korban. Adapun pelaku datang ke rumah korban karena diundang oleh korban.
"Dia datang sejak pukul 21.00 WIB, sebelumnya kan di telpon oleh sepupunya, silahkan datang ke rumah karena besok mau beli baju untuk natalan. Saat datang, dia lalu bercengkrama dan mengobrol, namanya saudara," ujar Argo, Jumat (16/11).
Usai mengobrol dan saling bercengkrama itu, kata dia, para korban pun tidur. Saat itulah, pelaku yang sudah lama sakit hati pada korban itu mulai mencari senjata tajam dan menemukan linggis di brangkas perkakas rumah korban.
Pasangan suami istri itu, lantas dibunuh dengan linggis. Pelaku pun sempat terluka di bagaian jari tangannya saat menggunakan linggis untuk membunuh itu. Kedua anaknya yang terbangun pun akhirnya turut dibunuh pelaku dengan cara dicekik hingga tewas.
Usai melakukan aksi pembunuhannya itu, pelaku pun pergi ke Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat menggunakan bus umum.
"Anaknya bangun lalu bertanya mama kenapa. Dijawab pelaku tak apa-apa, mama hanya sakit saja. Lalu menyuruh kedua anak korban untuk tidur, setelah tidur dicekik oleh pelaku," katanya.