← Beranda

Sekeluarga Tertimbun Longsor di Nisel, Pencarian Terus Dilakukan

Budi WarsitoMinggu, 11 November 2018 | 22.50 WIB
Tim gabungan terus melakukan pencarian enam korban longsor di Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan.

JawaPos.com - Bencana longsor terjadi di kawasan Dusun Dua, Desa Sukamajumohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (10/11). Tujuh orang dilaporkan tertimbun material longsor. Mereka diketahui merupakan satu keluarga.


Hingga hari ini, proses pencarian masih dilakukan. Satu orang sudah berhasil dievakuasi. "Yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Nias, Tonggor Gultom, Minggu (11/11).


Tujuh orang yang menjadi korban, diduga berada di dalam rumah saat longsor menimbun kawasan itu sekira pukul 09.00 WIB. Basarnas sendiri, baru mendapatkan laporan sekira pukul 11.00 WIB.


"Begitu mendapat laporan kita langsung bergerak ke lokasi longsor," ujarnya.


Namun, personel gabungan dari TNI, Polri dan SAR terhambat akses menuju ke lokasi. Itu dikarenakan, waktu tempuh ke lokasi juga cukup jauh."Jarak desa yang jauh masuk ke dalam hutan, kurang lebih dua jam," tandasnya.


Di hari ke dua proses evakuasi, Tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian. Namun belum ada lagi korban yang ditemukan.


Tinggi longsoran diperkirakan mencapai 10-15 meter. Alat berat sangat dibutuhkan untuk proses evakuasi. Hingga kini alat berat masih dalam perjalanan menuju lokasi.


Dia menjabarkan, korban yang berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia yakni Kristofen Hulu,4. Sedangkan korban yang masih hilang antara lain, Aristina Laia ina Elsa,33; Dalman Hulu,7; Setiamas Hulu ina Putri,30; Rei jaya Hulu,3; Putri Hulu,5 dan Noverman Hulu, 2.


Hujan memang dikabarkan mengguyur kawasan Sumatera Utara belakangan ini. Cuaca ekstrem pun berpotensi akan terus terjadi beberapa waktu ke depan.


"Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana yang terjadi," pungkasnya.

EDITOR: Budi Warsito