← Beranda

Masih Remaja tapi Jadi Otak Penodongan

HusainKamis, 10 Desember 2015 | 12.35 WIB
TERSANGKA: Dua tersangka kasus curas yakni Adi (19) dan Ozi (20) saat digiring petugas Polsek Sukarame saat gelar perkara, Rabu (9/12). Sementara tersangka AS (16) karena masih di bawah umur diamankan di balai pemasyarakatan.

JawaPos.com - Meski berusia paling muda, AS (16) menjadi otak pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukan bersama dua rekannya. Ketiganya menodong Tuti (16), siswa salah satu SMA negeri di Bandarlampung, awal November lalu. 



Mereka akhirnya ditangkap anggota Tim Khusus Anti Bandit (Tekab), Jumat (4/12) lalu. Dua rekan AS adalah Adi (19) dan Ozi (20), warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan. 



Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, ketiga tersangka beraksi di Jalan Ryacudu, Sukarame. Sebelumnya, mereka sudah mengintai gerak-gerik korban. 



”Ketiganya kemudian membuntuti motor korban. Kendaraan itu dipepet dan diberhentikan,” kata Dery seperti yang dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group) saat gelar perkara di Mapolsekta Sukarame, Rabu (9/12).



Korban ditodong dengan pisau. Sebenarnya sasaran utama adalah motor. Namun karena jalur tersebut masih ramai, ketiga tersangka memaksa korban menyerahkan barang-barang miliknya. ”Korban yang ketakutan menyerahkan dompet dan satu unit ponsel,” ujarnya. 



Dery melanjutkan, kasus ini dilaporkan dan pihaknya melakukan penyelidikan. Adi dan AS diamankan di kediaman masing-masing. Sementara Ozi ditangkap saat sedang nongkrong di wilayah Jatimulyo. 



Dery menuturkan, dari hasil pemeriksaan, aksi ketiga tersangka merupakan ide AS. Dari sini, Ozi yang merencanakan dan memilih korban. ”Untuk AS, kita titipkan di Bapas. Pengakuan dua tersangka lainnya, AS merupakan otaknya,” ujarnya. 



Sementara Adi dan Ozi mengaku diajak AS untuk berbuat kejahatan. Kemudian mereka menunggu warga yang melintas di jalan itu. Lalu ketiganya melihat Tuti. Remaja itu yang kemudian menjadi sasaran.



”Yang punya ide si AS. Dia ngajak nodong. Kami cuma ikut aja. Uangnya saya kasih ke dia (AS, red) semua, Pak,” kata Ozi dengan nada rendah. (nca/c1/ais/JPG)

EDITOR: Husain