← Beranda

2 Hari, Puluhan Siswa SMKN 12 Surbaya Kesurupan Massal

HusainSabtu, 24 Oktober 2015 | 06.25 WIB
KESURUPAN: Puluhan siswa SMKN 12 Surabaya kesurupan selama dua hari berturut-turut.

JawaPos.com - Selama dua hari berturut-turut, puluhan siswa SMKN 12 Surabaya, Jawa Timur, mengalami kesurupan massal. Akibatnya, para siswa dipulangkan lebih pagi yakni pukul 10.00 WIB. Padahal, biasanya pulang pukul 14.00.



 

Kesurupan pertama terjadi pukul 18.00, Kamis (22/10) malam sekitar 15 siswa yang mengalami kesurupan. Mereka adalah siswa jurusan Teater, Tari dan Pedangan saat latihan persiapan lomba Yel-Yel Echo School yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang digelar hari Sabtu (24/10).    




Kemudian pada hari kedua, (Jumat (23/10), kesurupan massal kembali terjadi pukul 07.30. Ada sekitar 20 siswa yang awalnya belajar langsung berteriak dan menangis tak jelas.



Salah satu korban kesurupan adalah Hesty Setyorini. Hesty mengakui bila dirinya kesurupan dua hari secara berturut-turut. “Bawaan badan sudah tidak enak sejak kemarin malam. Usai latihan yel-yel di aula,” ungkap Hilda kepada Radar Surabaya, kemarin.



Pada hari pertama kerasukan, Jesty merasa langsung tidak sadar diri ketika latihan. Dia berteriak-teriak dan menangis dan kemudian langsung pingsan. Aksi itu kemudian diikuti teman-temannya yang memang ikut latihan.



Karena kondisinya kian parah, Hesty langsung dijemput orang tuanya. Masih dalam keadaan tak sadarkan diri, Hesty mengaku dimandikan kembang dan langsung dibacak ayat-ayat suci Alquran oleh kedua orang tua dan saudara-saudaranya.



Kejadian kesurupan kembali terjadi. Hesty dan teman-temannya yang sedang menyelesaikan tugas Manajemen Pertunjukan di studio 45 kembali tak sadarkan diri.  



“Pak Sutoyo (guru Manajemen Pertunjukan,red) sedang keluar kelas. Tiba-tiba kepala berat,” tandasnya. Hesti langsung menangis, tertawa dan kemudian berlari-lari di lapangan. Kemudian disusul oleh teman-teman lainnya.



Yang lebih tragis datang dari studio 41 yang diisi siswa jurusan tari kelas 12 SMK 12 Surabaya yang sedang mengerjakan tugas akhir sekolah. Tak hanya datang dari dua ruang itu. Ternyata kesurupan menyebar di luar studi tersebut.



Anisa Heppy Nabila, misalnya. Anisa yang sedang bercanda-canda dengan temannya di bawah pohon beringin depan sekolah. Anisa tertawa, menangis dan menjerit-jerit keras.



Dari yang hanya satu dan dua anak, kemudian kian banyak siswa yang kesurupan. Ada beberapa yang kesurupan menangis, memukul tubuh sendiri, menjerit dan tertawa-tawa sambil menari di lapangan.



Suasana sekolah makin histeris. Beberapa guru langsung membawa siswa yang kesurupan itu ke ruang guru dan kelas. Para guru berdoa dan menenangkan para siswa yang kesurupan. Ada yang baru sadar satu jam. Ada yang sampai dua jam. Bahkan ada sampai menjelang pukul 12.00 siang, tapi belum sadar.



“Ini kepalaku saja masih pusing. Dari semua teman aku yang paling lama sadarnya. Karena sekarang memang aku lagi haid,” jelasnya. (Umi Hany Akasah/JPG)

EDITOR: Husain