JawaPos.com - Pernikahan massal yang digagas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki banyak peminat. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat.
Hendra menyampaikan sesuai data sudah ada 450 pasang yang mendaftar hingga 14 Desember 2018. Hal ini membuktikan antusiasme warga untuk dapat sah di mata hukum.
"Daftarnya ke kelurahan. Kami menghimpun data dari kelurahan-kelurahan di seluruh Jakarta dan per tanggal 14 kemarin, itu sudah hampir mencapai 450 pasangan," terangnya di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (17/12).
Sesuai arahan Gubernur, Hendra menjelaskan hanya membatasi tiga pasangan per-kelurahan. Sehingga jumlahnya merata di setiap keluarahan. Hal itu disesuaikan dengan mahar yang disiapkan oleh Bazis.
"Jadi per kelurahan itu kami harapkan bisa nanti kelurahan itu 2 isbat, 1 nikah baru, atau 2 nikah baru, 1 isbat. Yang penting 3 pasang, karena ini keterkaitannya juga dengan nanti mahar," ungkapnya.
Hendra pun menyatakan tidak akan membeberkan secara lengkap terkait mahar yang diberikan untuk setiap pasangan. Pasalnya, itu menjadi domain Bazis selaku sponsor dalam acara tersebut.
"Mahar Rp 500.000, itu sponsor tunggalnya Bazis. Jangan nanya emas," pungkasnya.