← Beranda

Harga Ikan Melonjak, Lebih Mahal dari Ayam

Fadhil Al BirraMinggu, 23 April 2017 | 18.54 WIB
Ilustrasi

JawaPos.com - Kelangkaan daging ikan terjadi di Nunukan, Kaltara. Akibatnya, harga ikan di sana melambung tinggi menyentuh harga Rp 35 ribu per kilogaram (kg). Itu terjadi sudah sepekan lebih. Kelangkaan terjadi karena hasil tangkapan dari para nelayan berkurang, sehingga mempengaruhi harga ikan di pasaran. Belum lagi keadaan terang bulan minggu lalu membuat nelayan kesusahan menangkap ikan.


Kasma, salah seorang warga Jalan Lumba-lumba, Nunukan Timur mengakui harga ikan yang melonjak tinggi di pasaran. Bahkan, harga tersebut dikatakannya lebih tinggi dari harga ayam.


“Masa harga ikan lebih mahal dari ayam. Daging ayam saja hanya Rp 30 ribu, harga ikan sampai Rp 35 ribu, bagaimana bisa? Semakin susahlah kita ini kalau begini jadinya,” keluh Kasman kepada pewarta harian ini ketika ditemui, Sabtu (22/4).


Dari pantauan media ini, ikan dipasaran masih terlihat memiliki stok. Hanya saja lantaran nelayan susah mendapatkannya, penjual pun memutuskan menaikan harga ikan. Harga pun dipastikan akan tetap bertahan hingga keadaan ikan kembali normal.


Sapri, salah seorang penjual ikan membenarkan hal tersebut. Naiknya harga ikan di pasar lantaran ikan dalam keadaan sulit didapatkan. “Kalau sudah terang bulan tahu sajakan ikan susah didapatkan. Jadi ikan dari Tawau, Malaysia saja yang jadi harapan satu-satunya dijual. Masalahnya ini susah ikan dari sana (Tawau, Malaysia) masuk ke sini (Nunukan),” ungkap Sapri.


Meski begitu, Sapri memastikan harga akan kembali normal jika ikan sudah mulai gampang didapat dari nelayan tradisional. Masih mengandalkan ikan impor memang membuat keadaan harga ikan semakin melonjak.


“Tunggu saja, nanti pasti normal kembali. Tapi untuk saat ini kendati harganya  mahal tetap juga laku ikan kami kok, karena tidak pilihan ” pungkas Sapri. (raw/ogy/fab/JPG)

EDITOR: Fadhil Al Birra