← Beranda

Ayam Diturunkan Langsung Mati, Keluarga  Sadar Erus Hirup Gas Beracun

Mohamad Nur AsikinMinggu, 16 April 2017 | 15.36 WIB
Ilustrasi

JawaPos.com  – Erus (50), warga Kampung Gunungsindang Desa Tanjungsari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya tewas saat menggali sumur di Kampung Pangindangan Desa Kutawaringin, Sabtu (15/4). Dia diduga meregang nyawa karena menghisap gas beracun.


Kapolsek Salawu Iptu Dedi Hidayat menerangkan sekitar pukul 07.00, Gian (30) memanggil Erus yang sedang menggali sumur di kedalaman 8 meter. Namun, bapak mertuanya itu tidak menyahut. 


“Kejadian itu berawal dari kecurigaan menantunya memanggil korban, namun korban tak kunjung menjawab. Karena curiga Gian akhirnya meminta bantuan warga lainnya,” kata dia seperti ditulis  Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group), Minggu  (16/4).


Sebelum menolong korban, kata dia, warga sempat melemparkan ayam ke dalam sumur itu. Tak lama kemudian ayam tersebut mati. Kemudian anggota TNI yang masih keluarga korban turun ke sumur untuk mengevakuasi korban sambil memakai oksigen.  “Dugaan sementara korban meninggal akibat menghisap gas karbon dioksida,” prediksinya. 


Usai dievakuasi ke darat, kata dia, keluarga korban menolak untuk mengotopsi jasad Erus. Korban pun langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. 


Camat Salawu Enong Mawardi Yazid menyatakan korban baru bisa dievakuasi ke darat sekitar pukul 10.00. “Alhadulillah berhasil diangkat dan langsung dimakamkan,” katanya.


Untuk mengetahui dugaan gas beracun itu, kata dia, pihaknya sudah mengusulkan penelitian ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya. “Itu sudah kami usulkan gas beracun apa yang menyebabkan korban meninggal. Mudah-mudahan saja dalam waktu dekat ini bisa diketahui,” tutur dia. (ujg/nas/JPG)

EDITOR: Mohamad Nur Asikin