Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 November 2025 | 19.47 WIB

Update Korban Bencana Sumbar, 23 Korban Meninggal Dunia dan 12 Korban Hilang Masih dalam Pencarian

Kerusakan akibat banjir yang membawa material pohon dan lumpur di pemukiman rumah warga di wilayah Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padan, Sumbar, pada Kamis (27/11). (BNPB) - Image

Kerusakan akibat banjir yang membawa material pohon dan lumpur di pemukiman rumah warga di wilayah Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padan, Sumbar, pada Kamis (27/11). (BNPB)

JawaPos.com - Data terakhir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Jumat malam mencatat 23 korban meninggal dunia dan 12 korban hilang di wilayah Sumatera Barat (Sumbar). Angka tersebut tidak termasuk data yang belum terhimpun dari beberapa daerah seperti Kabupaten Agam. 

”Dari Sumatera Barat tercatat 23 korban meninggal, 12 orang hilang, dan 4 luka-luka yang tersebar di beberapa wilayah,” ungkap Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto kepada awak media. 

Suharyanto menyampaikan bahwa saat ini ada beberapa lokasi pengungsian di Sumbar. Diantaranya 50 titik lokasi pengungsian di Pesisir Selatan, 3 titik di Kota Padang, dan beberapa titik lain di Kabupaten Solok, Pasaman, dan Tanah Datar. Jumlah total sementara pengungsi sebanyak 3.900 kepala keluarga.

”Di Sumatera Barat itu 23 meninggal dunia, 12 hilang, dan 4 luka-luka. Pengungsi terdata ada 3.900 kepala keluarga. Yang terparah ada di Padang Pariaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok dan Kota Padang,” ungkap Suharyanto.

Selain korban meninggal dunia, korban hilang, dan pengungsi, BNPB juga mendata beberapa kerusakan transportasi. Termasuk diantaranya 5 jembatan rusak di Padang Pariaman. Kemudian longsor yang terjadi pada jalur nasional Bukittinggi–Padang di wilayah Padang Panjang serta jalur provinsi di Kabupaten Agam juga terdampak.

”Jalur nasional dari Bukittinggi menuju Padang ini ada satu titik longsor di Kota Padang Panjang,” terang Suharyanto.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa BNPB bersama pemerintah daerah telah menyalurkan logistik darurat di Tanah Datar dan Kota Bukittinggi berupa paket sembako, hygiene kit, kasur lipat, makanan siap saji, dan perlengkapan kebersihan. Bantuan Presiden juga sudah tiba, termasuk alat komunikasi, genset, tenda, LCR, dan bahan makanan siap konsumsi.

”BNPB terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, kementerian dan lembaga terkait, serta relawan untuk percepatan penanganan darurat, pemulihan akses, distribusi logistik, dan pencarian korban. Informasi lanjutan akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan di lapangan,” imbuhnya. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore