Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Februari 2025 | 13.27 WIB

39 Naga Bersinar Berparade Menolak Bala di Malam Puncak Perayaan Cap Go Meh 2025 Kota Pontianak

Atraksi peserta ritual naga buka mata memberi penghormatan di Kelenteng Kwan Tie Bio, Kamis (10/2). (Arief Nugroho/Pontianak Post, Jawa Pos) - Image

Atraksi peserta ritual naga buka mata memberi penghormatan di Kelenteng Kwan Tie Bio, Kamis (10/2). (Arief Nugroho/Pontianak Post, Jawa Pos)

JawaPos.com–Sepuluh dari 39 replika naga yang akan diarak di jalanan Kota Pontianak dalam rangka Cap Go Meh 2025 telah menjalani prosesi Naga Buka Mata di Kelenteng Kwan Tie Bio.

Ritual ini merupakan syarat yang wajib dipenuhi sebelum bisa turun ke jalan. Tujuannya, replika naga diisi roh untuk membersihkan Kota Pontianak dari energi negatif dan menolak bala sepanjang tahun 2576 Kongzili.

Sehabis menyelesaikan ritual naga buka mata, sepuluh naga tersebut kemudian melakukan penghormatan di panggung yang terletak tidak jauh dari kelenteng. Tim Vois Dragon Sport menjadi peserta naga terpanjang yaitu 68 meter dengan 150 pemain.

Puncak acara Cap Go Meh digelar Rabu (12/2), 39 naga yang telah dibuka matanya masing-masing serta berkeliling kota dua hari terakhir berkumpul untuk menjalani parade Naga Bersinar.

Parade dimulai sekitar pukul 19.30 WIB, melewati rute yang dimulai dari Jalan Pattimura menuju Jalan Gajah Mada, sampai garis akhir di Jalan Budi Karya. Terdapat panggung kehormatan untuk setiap naga peserta yang terletak di depan toko swalayan Ligo Mitra di Jalan Gajah Mada.

Sehabis tampil, para naga peserta pulang untuk beristirahat sebelum akhirnya dikembalikan ke alam ruh lewat ritual Naga Tutup Mata. Prosesi tutup mata dilaksanakan di pemakaman Yayasan Bhakti Suci Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya pada Kamis (13/2).

Mengutip Pontianak Post, rangkaian Festival Cap Go Meh 2576 Kongzili di Kota Pontianak telah dimulai sejak Kamis (6/2) lewat pembukaan Pekan Promosi dan Kuliner di Jalan Diponegoro oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat Windy Prihastari Harisson.

”Festival Cap Go Meh di Pontianak diharapkan dapat memberikan efek positif yang signifikan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Tentunya juga dapat memperkuat kerukunan antar-etnis dan agama di Pontianak,” harap Edi.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat Windy Prihastari Harisson menuturkan, Cap Go Meh Pontianak berhasil masuk ke dalam Kalender Event Nasional (KEN) Kementerian Pariwisata 2025 menemani Cap Go Meh Singkawang. Ini mengikuti hasil pendataan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan kunjungan wisatawan ke Provinsi Kalimantan Barat selama 2024 meningkat fantastis sebesar 75 persen dibanding 2023.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore