
Genangan air di halaman SDN Pemurus Dalam 2, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin akibat hujan deras. (Sukarli/Antara)
JawaPos.com–Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, melaporkan puluhan sekolah terdampak banjir. Khususnya di Banjarmasin Selatan dan Banjarmasin Timur.
”Khusus sekolah dasar (SD) saja itu kita hitung sebanyak 41 sekolah,” ujar Kabid Bina SD Dispendik Kota Banjarmasin Ibnul Qayyim seperti dilansir dari Antara di Banjarmasin.
Dia mengungkapkan, sekolah terbanyak terdampak banjir di Kecamatan Banjarmasin Selatan, yakni 24 SD, sedangkan di Banjarmasin Timur 15 SD, dan Banjarmasin Utara lima SD.
”Ketinggian banjir bervariasi, antara mata kaki hingga lutut orang dewasa,” ujar Ibnul Qayyim.
Dia mengatakan, kebanyakan banjir menggenangi halaman sekolah lantaran posisinya rendah. ”Karena hujan lebat, air pasang, hingga banjir lambat surut,” tutur Ibnul Qayyim.
Akibatnya, kata Qayyim, sejumlah fasilitas sekolah dilaporkan mengalami kerusakan, seperti meja, kursi dan buku. Namun kerusakan paling parah terjadi di halaman sekolah.
”Kalau peralatan elektronik aman. Karena kita sudah ingatkan untuk memindah ke lokasi yang aman,” tandas Ibnul Qayyim.
Dari puluhan SD yang terdampak banjir, kata dia, ada beberapa sekolah yang terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar secara langsung atau melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
”Khususnya yang berada di Kecamatan Banjarmasin Selatan wilayah yang paling parah terdampak banjir,” ucap Ibnul Qayyim.
Kepala SDN Pemurus Dalam 2 Kecamatan Banjarmasin Selatan Ahmad Kamaludin mengakui banjir cukup parah menggenangi lingkungan sekolah tersebut. ”Beberapa hari, siswa sempat kita liburkan atau PJJ,” ungkap Ahmad Kamaludin.
Dia mengkhawatirkan dengan siswa masuk sekolah yang harus menerobos air dan penyakit akan menyerang, seperti gatal. Oleh karena itu, dia berharap, ke depan ada bantuan untuk merenovasi atau meninggikan halaman sekolah, termasuk ruang belajar yang beberapa unit mengalami kerusakan.
”Karena genangan di wilayah sekolah kami cukup lama, hampir dua minggu,” terang Ahmad Kamaludin.
Akibat cuaca hujan ekstrim beberapa waktu terakhir ini, sebagian wilayah di Banjarmasin banjir. Hal ini diperparah dengan adanya air pasang laut, sebab Kota Banjarmasin yang berstruktur tanah rawa juga berada 16 cm di bawah permukaan laut.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
