Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 April 2018 | 12.42 WIB

Isu Kemiskinan Menjadi Topik Utama Debat Perdana Pilgub Lampung

Seluruh paslon Pilgub Lampung, kecuali Mustofa berfoto usai debat - Image

Seluruh paslon Pilgub Lampung, kecuali Mustofa berfoto usai debat

Jawapos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung menggelar Debat Kandidat putaran pertama Calon Gubernur Lampung tahun 2018. Acara ini digelar (7/4) di ballroom Hotel Novotel Bandar Lampung.


Pada debat perdana ini, ketiga pasangan hadir lengkap dengan cagub dan cawagubnya. Hanya pasangan nomor urut empat saja yang dihadiri calon wakil gubernurnya yaitu Ahmad Jajuli. Sedangkan calon gubernurnya Mustofa berhalangan hadir karena masih menjalani proses hukum di KPK.


Mengangkat tema pembangunan sosial ekonomi di Lampung. Debat putaran pertama kali ini banyak menyoroti kemiskinan di Lampung yang masuk dalam sepuluh besar provinsi dengan jumlah penduduk termiskin terbanyak di Indonesia.


Pasangan nomor urut satu M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri mengungkapkan penanganan kemiskinan di Lampung dapat di upayakan dengan cara mengembangkan kawasan Industri. Apalagi Lampung akan dilewati ruas jalan tol trans Sumatra yang dapat menjadi pertimbangan para investor untuk masuk ke Lampung.


Selain itu revitalisasi Bandar Udara Radin Intan II juga dapat dijadikan momen untuk menarik para investor. “Jika akses masuk mudah maka ini akan membuka jalan untuk masuknya perindustrian,” jelas Ridho.


Sementara itu nomor urut 2 Herman Hasanusi-Sutono mengatakan pengentasan kemiskinan dapat dilakukan dengan mempermudah perizinan untuk investor masuk. Sehingga pertumbuhan perindustrian akan meningkat dan lapangan pekerjaan tersedia.


“Untuk pertanian kita akan optimalkan lahan tidur untuk pertanian. Selain itu pendidikan dan pendampingan untuk masyarakat juga perlu diberikan agar masyarakat dapat memiliki keterampilan,” ujar Herman.


Pasangan nomor urut tiga Arinal Djunaedi-Chusnunia Chalim lebih menyoroti peningkatan kesejahteraan petani untuk mengentaskan kemiskinan. Pasalnya menurut pasangan ini, sebagian besar penduduk lampung adalah petani.


“Kita harus pastikan agar petani-petani kita tidak kesulitan dalam mencari bibit, pupuk, penanganan penyakit dan tentu saja menjaga harga komoditas pertanian agar tidak rusak ketika panen datang,” jelas Arinal.


Selain itu Arinal-Nunik juga mengaku akan mengembangkan ekonomi kreatif sebagai upaya pengentasan kemiskinan. “Caranya dengan meningkatkan industrI pariwisata kita. Sehingga industrI ekonomi kreatif akan tumbuh di situ. Misalnya seperti usaha kuliner ataupun souvenir,” jelas Nunik sapaan akrab Chusnunia.


Pasangan nomor urut empat yang di hadiri calon wakil gubernur Ahmad Jajuli juga mengatakan peningkatan ekonomi di masyarakat dapat di tangani salah satunya dengan memaksimalkan industri pariwisata.


“Dengan industri pariwisata nantinya akan muncul ekonomi-eonomi kreatif yang tumbuh di masyarakat. sehingga dapat meningkatkan perekonomian,” jelasnya.


Pada debat kandidat kali ini acara ditutup dengan closing statement dari masing-masing pasangan calon. Pasangan satu sebagai petahana mengatakan bahwa pembangunan Lampung harus di lanjutkan. “Karena itu kami butuh dukungan masyarakat untuk memajukan Lampung bersama,” katanya.


Sedangkan Herman Hasanusi-Sutono mewanti-wanti masyarakat untuk tidak memilih pasangan yang bermain money politik dan bagi-bagi sembako. "Herman-Sutono terpilih dalam dua tahun infrastruktur dan jalanan di Lampung akan bagus,” kata Herman.


Pasangan nomor urut tiga Arinal Djunaedi-Chusnunia Chalim memastikan akan mengembalikan kejayaan lampung jika terpilih sebagai Gubernur dan wakil gubernur. "Jangan sampai salah pilih. Satu kali salah maka lima tahun menanggung beban," kata Nunik.   

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore