
Ilustrasi pohon tumbang di ruas jalan nasional Banjarnegara-Banyumas, Minggu (8/12) malam. (BPBD Banjarnegara/Antara)
JawaPos.com–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Tengah (Jateng) untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi pada 9-11 Desember.
”Berdasar informasi dinamika atmosfer yang dirilis BMKG Stamet (Stasiun Meteorologi) Ahmad Yani Semarang pagi ini (9/12), potensi cuaca ekstrem tersebut dipicu beberapa faktor,” kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stamet Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo seperti dilansir dari Antara di Cilacap, Senin (9/12).
Dalam hal ini, kata dia, potensi cuaca ekstrem dipicu aktifnya Madden Julian Oscillation (fenomena sirkulasi atmosfer skala besar yang terjadi di wilayah ekuator) pada fase 5 berkontribusi pada aktivitas pembentukan awan konvektif di wilayah Indonesia termasuk wilayah Jateng.
Selain itu, lanjut dia, adanya pola siklonik di selatan Sumatera dan Nusa Tenggara Timur yang menyebabkan pembentukan wilayah pertemuan massa udara, perlambatan angin, dan belokan angin di Jateng. Faktor lainnya berupa kelembapan udara di berbagai ketinggian cenderung basah, sehingga berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan yang menjulang hingga ke lapisan atas.
Dia mengatakan, kondisi labilitas udara yang cenderung labil di wilayah Jawa Tengah serta hangatnya suhu permukaan air laut di Laut Jawa menunjukkan adanya potensi penambahan massa uap air yang dapat meningkatkan aktivitas pertumbuhan awan hujan.
”Kondisi tersebut dapat menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Jateng pada 9-11 Desember,” terang Teguh Wardoyo.
Lebih lanjut, dia mengatakan, wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada Senin (9/12) meliputi Kota Magelang, Surakarta, dan Salatiga serta Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Semarang, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, dan sekitarnya.
Sementara pada Selasa (10/12), cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kota Magelang, Salatiga, dan Surakarta serta Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Semarang, Salatiga, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, dan sekitarnya.
Selanjutnya pada Rabu (11/12), cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kota Magelang dan Salatiga serta Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Semarang, Salatiga, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, dan sekitarnya.
”Terkait dengan hal itu, kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tiga hari ke depan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang, serta sambaran petir terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,” ucap Teguh.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
