Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Desember 2024 | 04.42 WIB

Kemenhub Pastikan Bandara Maumere Kembali Beroperasi Setelah Ditutup 4 Bulan Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan Bandara Fransiskus Xaverius Seda di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali beroperasi setelah ditutup sejak 17 Juli 2024. (Dok Kemenhub) - Image

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan Bandara Fransiskus Xaverius Seda di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali beroperasi setelah ditutup sejak 17 Juli 2024. (Dok Kemenhub)

JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan Bandara Fransiskus Xaverius Seda di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali beroperasi setelah ditutup sejak 17 Juli 2024. Penutupan bandara ini dilakukan karena alasan keselamatan penerbangan di tengah erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
 
Bandara Maumere yang kembali beroperasi ini seriring dengan telah diterbitkannya NOTAM Aerodrome Normal Operation oleh NOTAM Office Nomor : C1979/24 NOTAMC C1978/24 tanggal 1 Desember 2024 Pukul 15.43 WITA.
 
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas II Fransiskus Xaverius Seda Maumere Maumere, Partahian Panjaitan memastikan pengoperasian kembali Bandara Maumere dilakukan karena sudah tidak lagi terdampak oleh abu vulkanik.
 
 
"Setelah memperhatikan hasil evaluasi terhadap informasi ASHTAM, Berita SIGMET dan Peta Prediksi Penyebaran Abu Vulkanik menunjukkan bahwa sejak tanggal 1 Desember 2024 ruang udara di bandara tersebut tidak terdampak abu vulkanik," kata Partahian Panjaitan dalam keterangannya, Selasa (3/12).
 
Tak hanya itu, berdasarkan hasil evaluasi tersebut diperkuat dengan informasi dari Stasiun Meteorologi Fransiskus Xaverius Seda tentang Prakiraan Angin Wilayah Kabupaten Sikka 2-6 Desember 2024 yang menunjukkan pergerakan arah angin dominan dari barat hingga utara. 
 
Memperhatikan kondisi tersebut, maskapai penerbangan Wings Air dan Nam Air telah melakukan penjualan tiket kembali untuk penerbangan mulai tanggal 16 Desember 2024. 
 
Adapun sebelumnya dua maskapai tersebut menghentikan operasional penerbangan sejak tanggal 17 Juli 2024 dikarenakan ruang udara terdampak abu vulkanik yang berbahaya bagi keselamatan penerbangan. 
 
 
“Beroperasinya kembali Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda Maumere tentunya jadi hadiah menjelang Natal, sehingga saudara-saudara kita yang dari dan ke Maumere dan sekitarnya bisa mudik untuk berkumpul dengan keluarga," jelas Partahian Panjaitan.
 
Lebih lanjut Partahian Panjaitan menuturkan bahwa Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Stasiun Meteorologi Fransiskus Xaverius Seda, Airnav Indonesia dan maskapai untuk memantau perkembangan dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
 
"Keselamatan merupakan prioritas dalam penerbangan. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait demi penerbangan yang selamat, aman dan nyaman," ujarnya.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore