Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 November 2024 | 21.01 WIB

Evi Ratnasari Sebut Generasi Muda Islam Aset Berharga untuk Kemajuan Lamongan

Pegiat Sosial Evi Ratnasari kunjungi Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Quran di Kecamatan Gembong, Kabupaten Lamongan. (Istimewa) - Image

Pegiat Sosial Evi Ratnasari kunjungi Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Quran di Kecamatan Gembong, Kabupaten Lamongan. (Istimewa)

JawaPos.com–Dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Quran di Kecamatan Gembong, Kabupaten Lamongan, pegiat Sosial Evi Ratnasari menyampaikan pentingnya peran generasi muda Islam sebagai aset berharga. Para santri diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah, khususnya di Lamongan, dengan landasan keimanan dan ketakwaan yang kuat.

”Para santri yang saat ini sedang belajar di Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Quran adalah generasi muda Islam sebagai aset berharga. Insya Allah pada saatnya memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Lamongan dengan landasan iman dan takwa kepada Allah SWT,” ujar Evi.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri para pengasuh pondok pesantren dari wilayah sekitar, Evi memastikan, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Risma- Gus Hans, akan terus melanjutkan program keagamaan yang selama ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program bantuan untuk pondok pesantren menjadi salah satu prioritas yang akan tetap dipertahankan.

”Komitmen Risma-Gus Hans yaitu program-program untuk pondok pesantren yang selama ini telah berjalan dan juga sudah dirasakan oleh masyarakat akan terus dilanjutkan. Program-program yang baik ini wajib dilanjutkan lagi termasuk program bantuan Ponpes,” tegas Evi.

Selain mempertahankan program-program yang ada, Risma-Gus Hans memiliki visi misi yang konsisten dalam pembangunan keagamaan. Beberapa program unggulan yang ditawarkan meliputi hibah pondok pesantren, pembangunan sarana dan prasarana rumah ibadah, serta pengembangan program Hafiz Al-Qur’an.

”Kita juga ingin nanti ada beasiswa khusus untuk Hafiz Al-Qur’an di setiap desa di Jawa Timur. Jadi, beasiswa itu bukan hanya untuk S1, S2, atau S3, tetapi juga untuk para penghafal Al-Qur’an agar pondok pesantren semakin berkembang dan melahirkan Hafiz yang mumpuni,” jelas Evi.

Evi menyebutkan, rencana pembangunan laboratorium komputer untuk menunjang kegiatan belajar di pondok pesantren sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren.

Dia mengajak masyarakat, khususnya di Lamongan, untuk mendukung program-program keagamaan yang berkelanjutan. Sebab, generasi muda Islam yang terdidik di pondok pesantren akan menjadi motor penggerak pembangunan daerah, baik dari segi agama maupun ekonomi.

”Kami yakin, dengan program-program yang telah dirancang Risma-Gus Hans, masa depan Lamongan dan Jawa Timur akan semakin cerah, penuh dengan generasi muda yang beriman dan berprestasi,” ucap Evi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore