Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Juni 2024 | 18.48 WIB

Kasus Pinjol Memprihatinkan, Literasi Keuangan jadi Instrumen Penting untuk Edukasi Masyarakat

Acara literasi keuangan bertema - Image

Acara literasi keuangan bertema

JawaPos.com - Kegiatan literasi keuangan untuk warga terus digalakkan oleh berbagai pihak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan rakyat dalam hal pengelolaan keuangan agar lebih aman.

PT Asuransi Jasaraharja Putera pun mengadakan acara literasi keuangan bertema 'The Miracle of Today for Tomorrow' di PLUT KUMKM Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia.

Melalui kegiatan ini ditargetkan pelaku UMKM di Pangalengan dan Kabupaten Bandung akan memperoleh pengetahuan dasar mengenai pengelolaan keuangan. Selain itu bisa memahami jenis lembaga jasa keuangan yang resmi dan diawasi oleh OJK.

"Melihat kondisi sekarang kasus pinjol di Indonesia sebanyak Rp 61,1 Triliun, kondisi seperti ini sangat memprihatinkan untuk masyarakat indonesia yang masih minim pemahaman tentang mengelola keuangan dengan baik, maka dari itu sangat penting dilakukannya kegiatan literasi keuangan untuk mengurangi bahkan menghilangkan kasus terjerat pinjol di Indonesia dengan pemahaman yang matang tentang bagaimana mengelola keuangan yang baik," ujar Direktur Teknik PT Asuransi Jasaraharja Putera, Suhardiman, Sabtu (15/6).

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar pengelolaan keuangan, jenis lembaga keuangan seperti asuransi umum dan asuransi syariah, serta produk-produk asuransi Jasaraharja Putera, dan cara memanfaatkan produk dan jasa keuangan, termasuk memeriksa keabsahan hukum penyedia jasa keuangan terkait.

Suhardiman menekankan, literasi keuangan adalah tanggung jawab semua lembaga jasa keuangan di Indonesia, dan pemerintah telah mengharuskan perusahaan asuransi, perbankan, dan lembaga keuangan lainnya untuk melaksanakan literasi keuangan. Sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan keuangan.

Sementara, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 5 OJK Regional 2 Bandung, Tjandra Nyata Kusuma mengatakan, saat ini pemahaman dan literasi keuangan di kalangan masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Hal ini menjadi masalah besar karena banyak orang yang menggunakan produk jasa keuangan tanpa benar-benar memahaminya. Akibatnya, mereka sering merasa dirugikan dan menjadi korban penipuan.

"Saya berharap kegiatan literasi keuangan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang produk-produk jasa keuangan, sehingga mereka tidak mudah tertipu oleh perusahaan yang tidak terdaftar dan diawasi oleh OJK," kata Tjandra.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore