
Kapal Tunda Jayanegara 201 membantu pemadaman kebakaran di KM Umsini milik PT Pelni di Pelabuhan Makassar, Minggu (9/6).
JawaPos.com–Polres Pelabuhan Makassar menyelidiki penyebab kebakaran KM Umsini di Pelabuhan Makassar, eks Sukarno Hatta, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
”Sumber api masih kita belum tahu, nanti dicek. Dari Labfor (Laboratorium Forensik) sudah stand by untuk bisa (olah TKP) bersama-sama naik ke kapal,” kata Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Yudi Frianto seperti dilansir dari Antara.
Dari informasi yang dihimpun, sumber api diperkirakan berasal dari dalam ruang mesin dek dua kapal tersebut. Tetapi belum bisa memastikan dan setelah semua steril usai pemadaman kapal itu baru bisa diketahui.
Saat ditanyakan apakah ada korban saat kejadian tersebut, Kapolres mengatakan, tidak ada yang terluka berat. Namun para penumpang di atas kapal sempat panik saat asap sudah mengepul di dalam kapal.
”Tadi sempat panik jadi korban luka, stres ada dua orang, yang satu karena sesak napas, satunya lagi karena stres melompat dari tangga. Namun semuanya sudah ditangani di Rumah Sakit Angkatan Laut,” papar Yudi Frianto.
Mengenai dengan langkah pengamanan saat kejadian itu, Yudi memastikan bahwa seluruh penumpang sudah diamankan dan dievakuasi ke tempat lebih aman guna terhindar dari musibah itu.
”Yang pasti, kami dari pihak keamanan mengamankan sehingga tidak ada korban lebih lanjut. Personel yang disiagakan, kami siapkan seratus personel baik nanti di dalam dan luar terminal supaya tidak terjadi gaduh,” tutur Yudi Frianto.
Secara terpisah, Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Evan Eryanto melalui siaran persnya menyampaikan, pemadaman api di KM Umsini berhasil dilakukan dan tidak ada korban jiwa. Sumber api pertama kali diketahui pukul 04.20 wita pada Minggu (9/6), diduga berasal dari percikan api di motor bantu di kamar mesin. Api sudah berhasil dipadamkan pada pukul 09.03 wita.
”Api sudah berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa. ABK kapal dengan cepat berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam CO2 yang tersedia di atas kapal, dan saat yang bersamaan menurunkan penumpang ke dermaga. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait,” ujar Evan.
Saat kejadian, di atas kapal terdapat 1.677 orang penumpang dengan tujuan Surabaya, Jakarta, dan Kijang. Evan menambahkan, penumpang lanjutan akan diangkut menggunakan kapal Pelni lainnya yang akan melalui Makassar.
”Untuk penumpang tujuan Surabaya dan Kijang akan diangkut menggunakan KM Labobar pada Selasa (11/6), sementara penumpang lanjutan ke Jakarta akan dibawa KM Dorolonda di hari yang sama, seluruhnya berangkat dari Makassar,” tambah Evan.
Sementara itu, Kepala Cabang PT Pelni Makassar Andi Besse Jalante mengatakan, usia kapal motor (KM) Umsini sudah 30 tahun dan belum terlalu tua. Pihaknya selalu melakukan perawatan masih rutin.
”Usia kapal 30-an tahun. Usia segitu tidak terlalu tua juga, tetapi kapal itu setiap tahun, kami lakukan perawatan,” ujar Andi Besse Jalante di Makassar.
Andi Besse mengatakan, perawatan yang dilakukan terhadap kapal-kapal Pelni yakni dengan mengadakan docking atau perawatan secara berkala.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
